19 February 2018

BALI UNITED AMBIL BAGIAN DALAM ACARA BERSAMA KUKU BIMA BERTAJUK “AYO SELAMATKAN CITARUM!”

    Sepak bola merupakan olahraga yang paling populer di Indonesia. Olahraga ini disukai buka hanya oleh kaum pria tapi juga wanita dari berbagai kalangan masyarakat. Guna mendukung perkembangan dunia, sepak bola di Indonesia memasuki pertandingan Liga Indonesia tahun 2018, Kuku Bima Energi - Sidomuncul berpartisipasi kepada lima klub sepak bola di Indonesia, yakni Persija, PSIS, PSM, Sriwijaya FC, dan Bali United.
    Selama pertandingan musim 2018, logo Kuku Bima Energi akan menghiasi kelima klub sepak bola ini. Bertempat di Pondok Indah Golf Course, Senin (19/2) Kuku Bima Energi - Sidomuncul mengadakan temu sponsor kepada kelima klub sepak bola tersebut.
    Selain temu sponsor, Sidomuncul juga akan memaparkan mengenai rencana dibuatnya iklan Kuku Bima Energi dengan versi "Ayo Selamatkan Citarum" sebagai sumbangan untuk masyarakat Bandung, yang isinya mengingatkan kepada masyarakat bahwa jangan membuang sampah sembarangan.
    Hadir pada kesempatan ini para official dan para pemain. Para pemain tersebut diantaranya Beto Goncalves dan Hamka Hamzah dari Sriwijaya FC, Marko Simic dan Maman Abdurahman dari Persija, Haudi Abdillah dan Gilang Ginarsa dari PSIS, Hasim Kipuw dan Reva Adi Utama dari PSM, dan Miftahul Hamdi, Yandi Sofyan Munawar dan Demerson dari Bali United.
    Selain itu juga hadir Pangdam III/Siliwangi Mayjen Doni Monardo dan Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sidomuncul Tbk, Irwan Hidayat.
    Pada kegiatan temu sponsor ini, acara dibuka dengan jersey dancer, dilanjutkan dengan penandatanganan bola dari para pemain yang hadir, dan pemaparan Sidomuncul mengenai rencana dibuatnya "Ayo Selamatkan Citarum".
    Tujuan dibuatnya iklan ini adalah agar menyadarkan dan mengedukasi masyakarat ikut lebih memperhatikan lingkungan khususnya sungai Citarum yang panjang alirannya mencapai 300 kilometer.
    Keadaan Sungai Citarum saat ini tercemar oleh berbagai limbah yaitu limbah rumah tangga, limbah industri dari berbagai pabrik yang tidak menggunakan IPAL membuat warna air sungai menjadi coklat kehitaman, limbah peternakan dan perikanan.
    Disisi lain, sungai tersebut dinilai memiliki fungsi yang sangat vital dan bermanfaat untuk masyarakat. Salah satunya dapat menjadi sumber air minum bagi masyarakat dalam jangka panjang.
    Direktur PT Sidomuncul, Irwan Hidayat berharap bahwa iklan ini bisa mengingatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian Sungai Citarum. Selain itu Irwan Hidayat juga menjelaskan mengenai partisipasi Sidomuncul kepada lima klub sepak bola tersebut adalah sebagai bentuk dukungan Sidomuncul kepada persepakbolaan Indonesia.
    "Semoga lebih termotivasi dalam mengukir prestasi dan mengharumkan nama Indonesia. Apalagi sebentar lagi akan ada Asian Games, semoga Indonesia menjadi pemenangnya," ujarnya.

Related News


Tinggalkan Balasan