2 October 2017

KETIKA MATA MADE PASEK WIJAYA BERKACA-KACA MELIHAT KONDISI PENGUNGSI GUNUNG AGUNG

    Ada pemandangan berbeda saat rombongan tim Bali United berkunjung ke posko pengungsian Gunung Agung di Gor Sweca Pura, Klungkung sore tadi. Adalah sosok asisten pelatih Bali United, Made Pasek Wijaya yang mencuri perhatian.
    Sosoknya yang biasa kerap menunjukkan hal yang membuat orang sekitarnya tertawa, justru terlihat sebaliknya saat melihat kondisi para pengungsi. Mata Made Pasek Wijaya terlihat berkaca-kaca saat keluar dari dalam Gor Sweca Pura.
    Hal tersebut pun tidak lepas dari perhatian media yang juga hadir dalam kegiatan tadi. Saat mendapat pertanyaan dari rekan media, Pasek Wijaya pun nampak terbata-bata yang menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepada dirinya.
    "Ya, sebagai orang Karangasem, tentunya saya sedih dengan kondisi para pengungsi saat ini. Saya teringat cerita saat Gunung Agung meletus di tahun 1963 yang memakan korban sangat banyak dan membuat ayah saya mengungsi sampai ke Lombok hingga dua tahun," ujar Pasek Wijaya.
    Made Pasek Wijaya sendiri berasal dari Desa Tumbu, Karangasem. Ia mengaku cukup intens mengikuti perkembangan Gunung Agung di kampung halamannya. Ia pun berharap kondisi Gunung Agung semakin membaik dari hari ke hari.

Related News


Tinggalkan Balasan