23 October 2019

MENGUSUNG SLOGAN “TANPA BATAS”, 25 PENGGAWA SRIKANDI TRIDATU RESMI DIPERKENALKAN KE PUBLIK

Skuad Bali United Women akhirnya resmi diperkenalkan di depan publik. Dalam acara launching yang digelar di Bali United Cafe hari Selasa (22/10) sore kemarin, 25 penggawa Srikandi Tridatu diperkenalkan di hadapan awak media dan juga pengunjung Bali United Cafe. 
 
Acara yang dipandu salah satu penyiar Bali United FM, Maria Hills tersebut dihadiri seluruh jajaran manajemen Bali United. Selain itu hadir pula Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria yang ikut memeriahkan acara kemarin. 
 
Pelatih kepala tim Bali United Women, Sandhika Pratama mengatakan bila dirinya mendapatkan banyak hal baru selama menukangi skuad Srikandi Tridatu ini. Ia juga sedikit bercerita tentang proses dibentuknya tim Bali United Women. 
 
"Sebagai pelatih tentu saya merasa menemukan hal-hal baru ketika memimpin skud tim Bali United Women. Yang jelas untuk tim dengan 25 pemain ini terbentuk setelah melakukan koordinasi dan rekomendasi sejumlah pelatih untuk tim Bali United Women. Misi kami memberikan yang terbaik, syukur-syukur bisa lolos semifinal di kompetisi 2019 ini," kata Sandhika Pratama. 
 
Sementara itu Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria berharap tim lainnya bisa meniru apa yang dilakukan manajemen Bali United. "Dulu seleksi Timnas dilakukan secara sporadis. Tapi kalau sekarang sudah ada wadah seleksi lewat kompetisi yang lebih teratur. Mudah-mudahan Srikandi dari Bali bisa berkontribusi untuk Timnas ke depannya," terang Ratu Tisha.
 
Chief Operating Officer Bali United, Katharine Wianna mengatakan bila dibentuknya tim Bali United Women ini bisa menjadi bukti olahraga sepak bola tidak hanya dilakukan laki-laki saja. 
 
"Ya, momentum ini ini kami gunakan untuk membuktikan bila perempuan juga bisa bermain sepak bola. Dalam tim Bali United Women ini kami juga mengusung slogan ‘tanpa batas’," kata Katharine.
 
Tim Srikandi Tridatu sendiri saat ini baru saja menyelesaikan seri 2 penyisihan grup B Liga 1 Putri 2019 yang digelar di Stadion Samudra, Kuta dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. 

Related News


Tinggalkan Balasan