21 February 2018

RESMI MUNDUR DARI PIALA GUBERNUR KALTIM, INI PENJELASAN MANAJEMEN DAN TIM PELATIH BALI UNITED

    Bali United akhirnya resmi mengundurkan diri dari perhelatan turnamen Piala Gubernur Kaltim 2018. Manajemen tim Serdadu Tridatu pun menyampaikan alasan mengapa akhirnya memilih untuk tidak jadi berpartisipasi dalam turnamen yang akan dibuka pada 24 Februari 2018 mendatang.
    Hal tersebut disampaikan CEO Bali United, Yabes Tanuri. Menurutnya alasan pengunduran diri Bali United dari turnamen Piala Gubernur Kaltim tidak terlepas dari banyaknya pemain Bali United yang dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia.
    "Ya, kami terpaksa mengambil keputusan untuk tidak jadi ambil bagian dalam turnamen Piala Gubernur Kaltim. Beberapa pemain dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia. Selain itu tim juga harus mempersiapkan diri untuk Piala AFC 2018. Setelah berkoordinasi dengan tim pelatih, maka kami putuskan untuk lebih fokus ke Piala AFC," ujar Yabes Tanuri.
    Seperti yang diketahui sebelumnya, enam pemain Bali United mendapat panggilan memperkuat Timnas Indonesia. Mereka adalah Ricky Fajrin, I Made Andhika Wijaya, Yabes Roni dan Ilija Spasojevic untuk Timnas U-23. Ada juga nama Feby Eka Putra dan Hanis Sagara yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-19.
    Sementara itu pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro mengatakan bila kendala bukan hanya dialami oleh jumlah pemain, namun juga tim pelatih.
    "Awalnya memang kami dari tim pelatih ingin kembali membagi tugas untuk Piala Gubernur Kaltim dan Piala AFC, seperti halnya di Piala Presiden 2018. Namun Coach Peter harus kembali ke Austria untuk menemani orang tuanya yang sedang sakit. Sementara Coach Wayan Arsana juga sedang mengikuti kursus lisensi kepelatihan di Jakarta. Dengan situasi seperti itu kami tidak ingin memaksakan diri untuk ikut di turnamen Piala Gubernur Kaltim," ujar Coach Widodo.
    Keputusan manajemen dan tim pelatih Bali United untuk undur diri dari turnamen Piala Gubernur Kaltim memang cukup realistis. Intensitas pertandingan pra-musim yang cukup tinggi bukan tidak mungkin akan mempengaruhi kondisi fisik para pemain. Sementara pertandingan penting di ajang Piala AFC 2018 telah menanti Fadil Sausu dan kawan-kawan.
    Apapun yang menjadi keputusan manajemen Bali United, tentunya kita semua berharap tim Serdadu Tridatu bisa mencapai prestasi tertinggi di tahun 2018 ini. Semangat Serdadu Tridatu!

Related News


Tinggalkan Balasan

Haryo Pangestu

Semangat BUFC