28 October 2022

TIDAK BANYAK LAKUKAN PERUBAHAN DALAM SKUAD, INI PRINSIP KOMPOSISI PEMAIN ALA STEFANO CUGURRA 

Langkah Bali United dalam mengarungi BRI Liga 1 2022/2023 terbilang cukup apik. Sudah 11 laga dilakoni oleh pasukan Serdadu Tridatu sejauh ini di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Dari 11 laga awal musim ini, Bali United telah mencatatkan 7 kemenangan dan 4 kekalahan. Hasil tersebut, mengantarkan Fadil dan kolega menduduki peringkat 5 klasemen sementara dengan koleksi 21 poin.

Sang juara bertahan BRI Liga 1 ini pun menempel ketat posisi papan atas klasemen sementara. Dengan margin poin antartim yang begitu dekat, hanya 2 angka saja dengan Borneo FC, segalanya masih mungkin terjadi.

Bermodal skuad mumpuni dan kecerdikan sang juru racik, Stefano Cugurra, Bali United berusaha keras mempertahankan gelar juara BRI Liga 1 musim ini.

Secara khusus, dalam komposisi skuad, tidak banyak perubahan yang terjadi di dalam tim Bali United. Sejumlah nama penting di balik kesuksesan back to back champions musim lalu masih bertahan.

Sebut saja Nadeo Arga Winata, Privat Mbarga, Eber Bessa, dan Ilija Spasojevic menjadi pilar utama tim musim ini. Mereka pun menyumbangkan penampilan apik bagi Bali United di pos bermainnya masing-masing.

Seperti Ilija Spasojevic yang tampil tajam usai mencetak 7 gol dan 1 assist dari 11 penampilannya bagi Bali United sebagai ujung tombak.

Tidak ketinggalan, Privat Mbarga pun juga sangat produktif pada awal musim ini. Meskipun berposisi sebagai sayap kanan, ia sudah mencetak 5 gol dan 4 assist selama tampil 11 kali.

Melihat moncernya penampilan anak asuhnya, pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun tidak banyak melakukan rotasi pemain dalam skuadnya.

Ternyata, Coach Teco memiliki pertimbangan serta alasan tersendiri mengapa ia termasuk jarang melakukan perombakan besar dalam skuadnya.

“Kami tidak melakukan banyak perubahan dalam tim. Meskipun begitu, tetap ada pemain yang keluar akibat selesai kontrak dan lain-lain. Namun, ada juga pemain baru yang datang. Ketika menetapkan mayoritas pemain, banyak yang sudah memahami taktik tim dan tidak stres mengulang lagi. Hanya saja untuk enam pemain baru, tentu harus belajar lagi, tetapi mayoritas pemain lain sudah paham. Kedua, sepak bola harus ada chemistry antarpemian. Ketika sudah lama bermain, tentu sudah ada chemistry, tetapi ketika baru bergabung tentu perlu waktu,” ungkap Coach Teco.

Sejauh ini, untuk semakin memperkuat diri mengarungi agenda kompetisi musim 2022/2023, Bali United sendiri telah mendatangkan sebanyak enam pemain anyar di berbagai posisi. Mulai dari Muhammad Ridho, Jajang Mulyana, Ardi Idrus, Novri Setiawan, Ramdani Lestaluhu, hingga Hendra Adi Bayauw.

Dengan masih terhentinya ajang BRI Liga 1 2022/2023 sejak awal Oktober lalu pasca Tragedi Kanjuruhan, Bali United tentu masih memiliki banyak waktu untuk semakin meningkatkan kekompakan skuadnya.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS