14 November 2017

AKHIRI KOMPETISI DI PERINGKAT KEDUA, INI DIA BEBERAPA FAKTA TENTANG KIPRAH BALI UNITED MUSIM INI

    Kiprah Bali United di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 musim ini benar-benar membuat banyak pihak memberikan apresiasi. Memasuki tahun ketiga keikutsertaannya di kompetisi nasional, tim Serdadu Tridatu seakan-akan menunjukkan bila Pulau Dewata mampu bersaing dalam hal prestasi di ajang sepak bola.
    Namun apabila melihat kiprah Bali United sejak awal kompetisi, banyak fakta mengejutkan yang hadir. Berikut rangkuman fakta-fakta menarik tentang pencapaian Bali United di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 :
1. Langkah Cepat Manajemen Bali United Melakukan Pergantian Pelatih.IMG-20171019-WA0031
    Banyak kritikan bahkan hujatan datang untuk tim Serdadu Tridatu setelah gagal di turnamen Piala Presiden 2017 dan mengalami dua kekalahan beruntun di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1. Hasil tersebut benar-benar membuat manajemen Bali United melakukan langkah cepat dengan melepas Hans-Peter Schaller dari posisi pelatih kepala. Hasilnya memang cukup baik. Sempat diambil alih Eko Purdjianto di tiga laga berikutnya, kiprah Bali United semakin menunjukkan perubahan kearah positif setelah kehadiran Widodo Cahyono Putro sampai akhirnya tim Serdadu Tridatu mampu mengakhiri musim di posisi kedua.
2. Kejutan Anak Muda Bernama Andhika Wijaya.IMG-20171114-WA0042
    Kebijakan manajemen Bali United memberlakukan sistem "promosi" dari tim Bali United U-21 ke tim senior menunjukkan hasilnya di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 tahun ini. Mungkin diawal kompetisi tidak ada yang memperhitungkan nama I Made Adhika Pradana Wijaya untuk menjadi salah satu pemain penting di tim Serdadu Tridatu. Namun seiring berjalannya waktu, putra dari I Made Pasek Wijaya ini mampu menarik perhatian banyak pihak. Berawal dari diberlakukannya regulasi pemain U-23 sampai regulasi tersebut ditangguhkan, Andhika tetap menjadi pilihan utama di sektor bek sayap Bali United.
3. Kedatangan Lilipaly yang "Kejutkan" Indonesia!IMG-20171009-WA0042
    1. Satu lagi hal yang dilakukan manajemen Bali United yang sukses menyita perhatian adalah kesuksesan mendatangkan pemain keturunan Belanda, Stefano Lilipaly. Bukan hanya karena skill Lilipaly yang diyakini mampu menambah kekuatan Bali United, namun cara manajemen Bali United mengumumkan kehadiran Lilipaly yang membuat seluruh Indonesia terkejut. Tidak ada rumor yang sebelumnya mengatakan Lilipaly akan merapat ke Bali United, manajemen Bali United pun mengumumkan kedatangan Lilipaly di sekitar pukul 04.00 Wita. Sontak kedatangan Lilipaly saat itu sempat menjadi
trending topic
    di sosial media.
4. Raja Gol Baru Bernama Sylvano Comvalius.IMG-20171114-WA0038
    Melihat kiprah Bali United di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 tentu tidak bisa dilepaskan dari sosok seorang Sylvano Comvalius yang menjadi mesin gol Bali United. Penyerang asal Belanda tersebut sukses menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi 37 gol. Pencapaian Comvalius tersebut sekaligus memutus rekor gol Peri Sandria yang bertahan 22 tahun. Saat itu Peri Sandria sukses menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi 34 gol.
5. Kesuksesan Bali United Menjadi Tim Paling Produktif di Liga 1.IMG-20171114-WA0037
    Hal yang paling menonjol dari kiprah Bali United di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 adalah jumlah gol yang dicetak di setiap pertandingan. Beberapa kemenangan besar pun sempat diraih yaitu atas Barito Putera (5-0), Madura United (5-2), Mitra Kukar (6-1), Persela (5-1), dan Arema FC (6-1). Di akhir kompetisi tim Serdadu Tridatu pun dinobatkan sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak yaitu 76 gol.
6. Animo Masyarakat Bali yang Semakin Tinggi.IMG-20171114-WA0043
    Kiprah Bali United di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 benar-benar menciptakan antusiasme luar biasa bagi pecinta sepak bola di Pulau Dewata. Permainan menghibur ditambah kemenangan dengan jumlah gol yang besar membuat masyarakat Bali berbondong-bondong hadir ke Stadion Kapten I Wayan Dipta saat laga kandang. Yang masih jelas dalam ingatan tentu antusiasme luar biasa para suporter saat laga terakhir kontra Persegres Gresik United, dimana tiket pertandingan sudah habis sejak siang hari padahal laga baru digelar malam hari.
7. Masuknya Beberapa Pemain Berpengalaman.IMG_0868
    Sebelum kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 berlangsung, manajemen Bali United mengambil suatu kebijakan yang cukup menyita perhatian dengan mendatangkan para pemain yang cukup berpengalaman di kancah sepak bola Indonesia. Yang paling menyita perhatian tentu kedatangan Irfan Bachdim yang dalam beberapa tahun terkahir memilih berkarir di luar Indonesia. Selain itu ada juga nama Muhammad Taufiq yang sukses tampil bagus di lini tengah Bali United. Bisa dibilang deretan pemain-pemain berpengalaman sukses mengangkat prestasi Bali United tahun ini.
8. Kembalinya Putra Bali dari "Perantauan".15dea4d047d6216a23847c547cc4054a
    Tidak bisa dipungkiri, hadirnya Bali United dikancah sepak bola Indonesia mampu membuat beberapa putra Bali yang memperkuat klub luar Bali sangat tertarik untuk "mudik" memperkuat Bali United. Keinginan dekat dengan keluarga tentu jadi alasan utama. Setelah sebelumnya sukses mendatangkan I Gede Sukadana di tahun 2016, di tahun 2017 ini manajemen Bali United kembali mendatangkan dua putra daerah Bali yang bisa dibilang cukup lama malang melintang di kompetisi nasional. Dua pemain tersebut adalah I Made Wardana dan Anak Agung Ngurah Wahyu Trisnajaya. Selain itu putra lokal Bali juga hadir dari tim pelatih yaitu I Made Pasek Wijaya.
Itu dia beberapa fakta tentang kiprah Bali United di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1. Semoga kedepannya tim Serdadu Tridatu bisa semakin ke arah yang lebih positif untuk memberikan kebanggaan untuk seluruh pencinta sepak bola di Pulau Dewata! Astungkara!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS