27 June 2022

BALI UNITED BERLAGA DI KANCAH ASIA, SUPORTER ASING KEMBALI HIASI TRIBUN STADION DIPTA

Sepak bola tidak akan pernah bisa dilepaskan oleh kehadiran suporter. Keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Ribuan pendukung setia pasti akan memadati stadion kala tim kebanggaannya berlaga. Tanpa memandang latar belakang, suku, agama, ras, maupun budaya, semuanya melebur menjadi satu di atas tribun.

Keberagaman tersebut membuat sepak bola terasa begitu indah. Di mana semua perbedaan yang ada dapat disatukan oleh permainan kulit bundar.

Salah satu potret keberagaman dalam sepak bola dapat tercermin dalam klub Bali United. Ketika Serdadu Tridatu berlaga, seluruh pendukung dari berbagai penjuru Pulau Dewata akan bersatu di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Bukan hanya suporter lokal saja, tetapi penonton dari mancanegara pun turut mendukung Bali United berjuang di atas lapangan hijau.

Kehadiran suporter dari luar negeri di bangku tribun memang sudah sejak lama menjadi ciri khas setiap kali Serdadu Tridatu berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Maklum, Pulau Bali adalah destinasi wisata favorit di dunia internasional.

Maka tidaklah mengherankan jika para wisatawan asing tersebut menyempatkan diri untuk menyaksikan pertandingan Bali United secara langsung. Ditambah lagi dengan fanatisme dan totalitas suporter di Indonesia yang terkenal begitu militan di dunia membuat mereka penasaran untuk merasakan sendiri atmosfer pertandingan yang sesungguhnya.

Hal yang sama pun diungkapkan oleh pasangan Zedrick dan Ricky. Mereka adalah turis asal Belanda yang menyempatkan diri menyaksikan pertandingan Bali United di AFC Cup menghadapi Kedah Darul Aman FC (24/6) lalu.

Zedrick yang tengah berlibur bersama sang kekasih tersebut penasaran ingin merasakan atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta. Apalagi, di kota asalnya, Amsterdam, Bali United sudah cukup sering dibicarakan akibat sempat dihuni oleh sejumlah pemain asal Negeri Kincir Angin tersebut.

Cerita seputar empat pemain Belanda yakni Irfan Bachdim, Sylvano Comvalius, Nick van der Velden, dan Stefano Lilipaly atau yang kerap disebut sebagai The Dutch Connection pada musim 2017 silam membuat mereka yakin untuk selalu menyaksikan laga Serdadu Tridatu.

“Kami sebetulnya datang ke Bali untuk berlibur dan kebetulan kami sangat menyukai sepak bola. Saya sendiri mengikuti Bali United karena dulu ada Melvin Platje dan The Dutch Connection. Saat di Belanda, saya mendengar seputar atmosfer pertandingan sepak bola di Indonesia dan saya pikir itu terdengar sangat bagus, karena suporter di sini sangat antusias dan itu sungguh menakjubkan. Jadi, ketika sedang berlibur di sini, kami memutuskan untuk menonton pertandingan Bali United,” ujar Zedrick antusias.

Pertandingan yang dimenangkan oleh Bali United dengan skor 2-0 atas Kedah FC tersebut meninggalkan kesan tersendiri bagi mereka. Sebab menjadi kali pertama Zedrick dan Ricky menyaksikan laga sepak bola di luar Eropa.

Apalagi, ini menjadi kali pertama penonton diizinkan dapat kembali datang ke stadion setelah dua tahun larangan akibat pandemi Covid-19.

“Saya tidak sabar untuk segera merasakan atmosfer pertandingan dan saya pikir semuanya akan menikmati pertandingan. Kami sebelumnya tidak pernah melihat pertandingan di luar Eropa, hanya di Amsterdam dengan Ajax,” sambung Zedrick.

Sebelum memasuki tribun, kedua pasangan ini menyempatkan diri untuk membeli merchandise di Bali United Megastore yang masih satu kawasan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Ini sebagai salah satu bentuk dukungan dengan memberli merchandise asli milik dari klub yang berlaga di Stadion. 

Meskipun hujan turun sangat deras di kawasan Stadion Kapten I Wayan Dipta saat itu, tetapi semangat Zedrick serta ribuan suporter lainnya tidak luntur. Mereka tampak bersemangat mendukung perjuangan Serdadu Tridatu.

Selamat datang kembali suporter! Semoga ke depannya akan lebih banyak lagi penonton yang hadir di stadion!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS