1 July 2022

BALI UNITED GAGAL TEMBUS SEMIFINAL AFC CUP ZONA ASEAN, COACH TECO: BELAJAR UNTUK LEBIH SIAP DAN KUAT!

Langkah Bali United di AFC Cup 2022 telah resmi berhenti di fase grup. Serdadu Tridatu yang tergabung dalam grup G bersama Kedah Darul Aman FC (Malaysia), Visakha FC (Kamboja), dan Kaya FC Iloilo (Filipina) gagal melaju ke babak semifinal zona ASEAN.

Anak asuh Stefano Cugurra ini sempat tampil meyakinkan di laga perdananya dengan sukses mengalahkan Kedah FC dengan skor 2-0 (24/6). Namun, pada pertandingan kedua, Bali United tampil buruk hingga dikalahkan 2-5 oleh Visakha FC (27/6).

Akibat kekalahan telak tersebut, asa Serdadu Tridatu untuk menembus semifinal semakin sulit. Sebab, hanya akan ada satu runner-up terbaik dari seluruh grup zona ASEAN yang berhak lolos.

Serdadu Tridatu masih memiliki peluang untuk lolos tetapi harus menunggu hasil pertandingan di grup H dan I. Bali United menggantungkan harapan pada pertandingan grup H yaitu Kuala Lumpur FC melawan Tampines Rovers serta di grup I Viettel berhadapan dengan Hougang.

Meski demikian, Ilija Spasojevic dan kolega menolak menyerah dan tetap optimis menatap laga ketiga melawan Kaya FC Iloilo (30/6). Kemenangan pun berhasil diraih.

Keunggulan tipis 1-0 atas Kaya FC sempat memberikan harapan bagi Bali United. Ditambah lagi Viettel sukses menang besar 5-2 dari Hougang. Namun sayang, pada grup H, Tampines Rovers tunduk 1-2 dari Kuala Lumpur FC.

Sementara itu Kedah FC berhasil menang telak 5-1 atas Visakha FC. Sehingga Serdadu Tridatu harus turun ke posisi ketiga klasemen akibat kalah head to head dengan skuad Blue Horse –julukan Visakha FC.

Hasil tersebut membuat Bali United gagal melaju ke fase semifinal zona ASEAN sebagai runner-up terbaik. Justru Kuala Lumpur FC yang melenggang lolos menemani juara grup H, yakni PSM Makassar.

Sementara itu, berkat kemenangan besar atas Visakha FC, Kedah FC menjadi juara grup G dan berhak lolos ke semifinal.

Hasil tersebut tentu membawa kekecewaan bagi Bali United. Terlebih lagi, ini menjadi kali ketiga langkah Serdadu Tridatu terhenti di fase grup kompetisi kancah Asia. Dalam dua edisi AFC Cup sebelumnya, pada tahun 2018 dan 2020, Fadil dan kolega menjadi juru kunci grup.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun merasakan kekecewaan akibat hasil negatif ini. Namun, ia telah mengantongi pelajaran berharga selama mengarungi AFC Cup 2022.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, sederet hasil evaluasi penampilan Serdadu Tridatu tersebut menjadikan Bali United akan lebih kuat dan siap jika kembali tampil di AFC Cup.

“Saya pikir pertandingan pertama kami bermain sangat bagus melawan Kedah FC dan menang 2-0. Hari ini kami menang 1-0 dan dapat 3 poin. Kami hanya kurang berkonsentrasi dan penyelesaian akhir untuk mencetak lebih banyak gol. Masalah ada di babak kedua saat melawan Visakha FC, organisasi permainan kami buruk dan harus menerima kekalahan. Inilah situasi dalam sepak bola dan kami harus belajar dari itu, baik pelatih maupun pemain, semuanya harus belajar dari itu. Ketika ada ada kesempatan bermain lagi, kami sudah lebih siap dan kuat,” jelas Coach Teco.

Sejatinya, Bali United memiliki modal bagus untuk mengarungi kompetisi AFC Cup musim ini. Mulai dari memiliki mental juara akibat berhasil merengkuh trofi juara Liga 1 dua kali berturut-turut hingga materi kedalaman skuad yang merata antarlini. Coach Teco juga telah berpengalaman menembus fase semifinal zona ASEAN sebelumnya.

Pada AFC Cup 2018 bersama Persija, pelatih berusia 47 tahun tersebut berhasil menjadi juara grup H dan sukses melaju ke semifinal. Lawan tangguh di penyisihan grup seperti Johor Darul Ta’zim berhasil dilibas.

Namun sayang, pada saat itu langkah Coach Teco terhenti akibat dua kekalahan dari wakil Singapura, Lion City Sailors.

“Saya sudah pernah berkompetisi di sini bersama Persija dan kami pernah melaju ke semifinal. Kompetisi waktu itu cukup berbeda, karena ada pertandingan kandang dan tandang sehingga terdapat enam pertandingan. Kami pun harus main ke luar. Saya pikir kompetisi ini sangat bagus untuk memberi kami pengalaman,” ujar Coach Teco.

Akibat kegagalan ini, Bali United tentu harus segera berbenah untuk menyongsong Liga 1 musim ini agar mampu kembali ke kancah Asia dengan hasil maksimal.

Comeback stronger Bali United!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS