14 October 2022

BERANGKAT DARI BALL BOY & RASAKAN PROMOSI KE TIM SENIOR, INILAH PROGRES YANG MADE TITO RASAKAN BERSAMA BALI UNITED

Bermain bersama tim idola di kompetisi sepak bola kasta tertinggi sudah tentu menjadi impian bagi seluruh anak pecinta kulit bulat di dunia.

Akan menjadi sebuah kisah yang sangat indah jika mereka berhasil mengenakan seragam tempur klub pujaan dan berlaga di atas lapangan rumput membela timnya setiap pekan.

Kisah tersebut tentu akan semakin indah jika mereka dapat bermain satu tim dengan idolanya dan mempersembahkan prestasi bersama.

Salah satu kisah manis impian bocah pecinta sepak bola yang menjadi kenyataan dan paling terkenal adalah perjalanan karier seorang Thomas Muller.

Tidak pernah ada yang menyangka bahwa ia yang sedari kecil memuja tim FC Bayern München kini telah menjadi andalan skuad Die Roten -julukan Bayern Munich- selama 14 tahun.

Lahir dan dibesarkan di kawasan Weilheim, sekitar 35 km dari Kota Munich, Jerman membuat jiwanya melekat pada FC Bayern München. Ia pun menapaki jalan menuju karier profesional dari akademi klub raksasa asal Jerman tersebut sejak usia 10 tahun.

Kini, sudah 639 penampilan dicatatkannya bersama FC Bayern München dengan kontribusi 230 gol dan 248 assist. Lemari trofinya penuh dengan koleksi 11 gelar juara Bundesliga, 2 Champions League, 2 UEFA Supercup, 2 FIFA Club World Cup, 6 DFB Pokal, 8 DFL-Supercup dan 3 top skor klub.

Muller pun sampai saat ini masih setia mengabdi pada satu klub sepanjang kariernya, yakni FC Bayern München.

Kisah serupa pun saat ini sedang dituliskan oleh seorang pemain muda Bali United, Made Tito Wiratama. Pemain yang baru menginjak usia 19 tahun ini tengah meniti karier dan menjadi andalan skuad senior skuad Serdadu Tridatu.

Mimpi tersebut perlahan mulai terwujud pada musim kompetisi 2022/2023, di mana Tito mendapat kesempatan promosi dari Bali United Youth ke tim senior Bali United.

Tidak pernah ada yang menyangka bahwa Tito yang pernah menjadi seorang ball boy, kini berkesempatan membela Bali United bersama sederet bintang.

Penampilan apiknya sebagai gelandang dalam skuad Serdadu Tridatu Muda dan mampu mengantar Bali United U-18 menjuarai Elite Pro Academy (EPA) U-18 2021 lalu membuatnya naik kelas ke tim senior.

Sebagai pemain muda, Tito mendapat pengalaman berharga ditempa dan diasah kemampuannya oleh pemain berpengalaman Bali United, khususnya di posisi gelandang.

Salah satunya adalah Brwa Nouri yang menjadi mentornya. Keduanya memiliki kesamaan posisi bermain sebagai gelandang bertahan .

Tito pun telah mencicipi kerasnya kompetisi elit Indonesia pada Piala Presiden lalu. Pertandingan Bali United menghadapi Persebaya menjadi debutnya (20/6).

Pada saat itu, pemilik nomor punggung 55 ini bermain pada menit ke-70 menggantikan Yabes Roni. Meskipun tergolong bermain singkat selama 20 menit, ia turut serta membantu Serdadu Tridatu menang 1-0 atas Bajol Ijo.

Meskipun saat ini masih belum mendapatkan menit bermain di BRI Liga 1 2022/2023, tetapi pemain kelahiran 31 Juli 2003 itu tidak sedikitpun patah arang.

Namun sebaliknya, setiap sesi latihan bersama, ia tetap bekerja keras melahap semua menu dan instruksi dari tim pelatih. Tidak lupa, ia juga menyerap berbagai ilmu dan masukan membangun dari sesama rekan dan pelatih.

Berbekal saran dan masukan serta ditambah dengan latihan keras, Tito mulai merasakan perubahan dalam dirinya, terkhusus cara bermainnya di atas lapangan.

Pemain berpostur 166 cm ini menjadi lebih tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Selain itu, ia juga dapat lebih memahami taktik dan skema yang diinginkan oleh pelatih.

Dengan perubahan positif tersebut, Tito pun mendapat tugas khusus untuk membantu tim Bali United U-20 yang akan berjuang di ajang Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-20 mendatang.

Bersama dengan kompatriotnya yang juga promosi ke tim senior yakni Komang Aryantara, Tito turut serta ke dalam skuad racikan Coach Made Pasek Wijaya.

"Karena saya kembali bermain di sini (Bali United Youth) lagi, targetnya tentu mendapat menit bermain. Bermain bersama pemain-pemain senior, saya bermain lebih tenang dan mengerti permainan dan taktikal. Bisa dikatakan saya mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Tentu saja target saya di setiap pertandingan Elite Pro Academy adalah memberikan hasil yang terbaik nantinya untuk Bali United," ujar Tito.

Berbekal pengalaman serta kematangan yang dimiliki, bergabungnya Tito dan Komang Aryantara yang telah ditempa bersama tim senior Bali United ke dalam skuad Bali United U-20 diharapkan mampu membawa hasil positif di ajang EPA Liga 1 U-20 mendatang.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS