15 July 2022

BERANGKAT DARI PROGRAM SELEKSI, ANDHIKA WIJAYA BAGIKAN KUNCI KEBERHASILAN TEMBUS SKUAD INTI BALI UNITED

Membela klub idola tentu menjadi impian bagi seluruh pesepak bola muda di Indonesia. Berbagai usaha pasti dilakukan, mulai dari disiplin berlatih hingga menjaga pola makan demi menggapai mimpi itu.

Jatuh bangun harus dilalui untuk mencapai tangga kesuksesan. Tidak jarang, tangis air mata turut mewarnai perjuangan menjadi pesepak bola profesional.

Setiap kali ada program seleksi dibuka, kesempatan tersebut pastinya tidak boleh disia-siakan. Karena itulah yang bisa menjadi jalan pembuka untuk mewujudkan mimpi.

Tahun ini, para talenta muda di Indonesia berkesempatan menggapai impian menjadi pesepak bola profesional. Bali United menjadi klub yang memberikan kesempatan emas tersebut lewat program “The Next Gen Bali”.

Melalui program tersebut, tidak kurang 1.000 bakat muda dari seluruh Indonesia dapat unjuk gigi menunjukkan penampilan terbaiknya. Seluruh peserta itu pun memiliki peluang yang sama menjadi generasi emas baru tim Bali United.

Kesempatan besar ini tentu tidak boleh dilewatkan oleh para pemain muda berbakat. Sebab, sebelumnya sudah banyak pemain tangguh Bali United yang lahir dari program seleksi seperti ini, salah satunya adalah I Made Andhika Wijaya.

Andhika merupakan alumnus program seleksi Bali United U-21 pada tahun 2016 siam. Begitu mengetahui ada kesempatan emas, pemain asli Bali ini tidak menyia-nyiakannya dan langsung mendaftarkan diri.

Berbekal bakat serta motivasi tinggi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, Andhika pun mantap mengikuti seleksi pada saat itu. Berkat doa dan usaha, siapa yang menyangka ia mampu menjadi salah satu pemain yang lolos membela tim Bali United U-21.

Tidak butuh waktu lama baginya untuk menembus skuad utama tim senior Bali United. Andhika mampu menunjukkan penampilan yang konsisten setiap kali dipercaya turun bertanding. Bahkan ia menjadi tumpuan Serdadu Tridatu merengkuh dua trofi juara Liga 1 pada tahun 2019 dan 2021/2022.

Kini, ketika mengetahui bahwa Bali United kembali mengadakan seleksi pemain muda dengan tajuk “The Next Gen Bali”, anak kandung dari pelatih Bali United Youth U-18, I Made Pasek Wijaya pun mengenang kembali perjalanan kariernya.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya Bali United saat saya berusia 20 tahun. Pada saat itu ada seleksi Bali United U-21 dan saya sangat senang sekali karena bisa dipanggil mengikuti seleksi. Apalagi, ada teman-teman saya yang seumuran sudah masuk ke dalam tim Bali United U-21 lebih dulu. Di situ saya memiliki rasa semangat dan motivasi lebih serta bekerja keras agar bisa masuk ke Bali United U-21,” ujar Andhika.

Pemilik nomor punggung 33 ini sadar, bahwa dalam mengikuti seleksi, tentu setiap individu harus menghadapi saingan berat. Tidak jarang, hal itu membuat para pemain menjadi takut dan kurang percaya diri yang dapat memengaruhi penampilan di atas lapangan.

Andhika pun sempat merasakan hal yang sama saat itu. Namun, impiannya untuk bermain di kompetisi level tertinggi bersama Bali United membuatnya semakin termotivasi hingga mampu menaklukkan rasa takut.

“Pastinya ada teman-teman saya yang tampil bagus dan dari sana saya memiliki motivasi lebih dan keinginan untuk bisa menjadi pemain Liga 1. Astungkara cita-cita saya bisa terwujud karena adanya Bali United. Potensi saya juga bisa diasah di sini. Saya sangat bersyukur bisa menjadi pemain inti Bali United,” ucap Andhika.

Pemilik catatan 120 penampilan bersama Bali United di semua kompetisi ini tidak lupa membagikan tips serta motivasi bagi para talenta muda yang tengah mempersiapkan diri jelang hari seleksi “The Next Gen Bali”.

“Pastinya kalian harus memiliki semangat, menenangkan diri, harus berusaha, bekerja keras, dan tunjukkan diri agar bisa menjadi yang terbaik,” tutup Andhika.

Cerita serta motivasi dari Andhika Wijaya tentu dapat menjadi pelecut semangat bagi para peserta seleksi "The Next Gen Bali" untuk dapat mengikuti jejak suksesnya.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS