7 November 2022

BERIKAN WAKTU LIBUR GUNA PENYEGARAN KONDISI PEMAIN, PELATIH BALI UNITED BERKOMENTAR PERIHAL WAKTU KOMPETISI LIGA 1 AKHIR BULAN INI 

Liga 1 2022/2023 hingga hari Senin (7/11) ini belum ada kabar terbaru perihal pelaksanaan kompetisi kembali bergulir. Seharusnya, pada pekan ini sudah memasuki pertandingan pekan 17 yang mempertemukan 18 tim terbaik di Liga 1. Hanya saja, sejak pekan ke-11 berlangsung, tragedi Kanjuruhan terjadi awal bulan Oktober lalu yang menyebabkan kompetisi terpaksa dihentikan sementara.

Beberapa tim diliburkan karena waktu pelaksanaan kembalinya kompetisi belum ada kabar pasti. Bali United selama satu bulan terakhir tetap melakoni program latihan dengan diselingi beberapa kali hari libur.

Dikabarkan bila ada tiga waktu kompetisi Liga 1 akan kembali bergulir yaitu 18, 25 November dan 2 Desember mendatang. Jika antara ketiga waktu tersebut jadi dilaksanakan secara nyata, maka pekan ke-12 hingga paruh pertama di pekan ke-17 akan dilaksanakan dengan waktu yang terbilang mepet hingga penghujung tahun 2022. 

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun memberikan respons terkait rencana tersebut. Pertandingan Liga 1 jika kembali dilaksanakan mulai akhir bulan ini akan memakan waktu satu bulan dalam 6 pertandingan yang akan dilakukan Serdadu Tridatu. 

"Yang pasti tim bertanding 6 kali di dalam satu bulan tidak ideal bagi kondisi pemain. Tapi menurut saya, lebih bagus ada 6 pertandingan yang dilakukan dalam satu bulan daripada tidak bertanding sama sekali perihal kompetisi ini," imbuh Coach Teco. 

Program latihan fisik, teknik dan taktik tetap berjalan. Meskipun memang, Fadil dan kolega mendapat waktu libur cukup panjang dari biasanya hingga hari Rabu (9/11) mendatang.

"Tim diberikan waktu libur sampai dengan hari Rabu mendatang. Kamis tim sudah mulai menjalani latihan," jelas pelatih kolektor tiga trofi Liga 1 ini. 

Skuad Serdadu Tridatu pun hanya menunggu kabar dari federasi kapan kompetisi pekan 12 bisa terlaksana. Sebab, satu bulan lebih tanpa kompetisi tentu sangat mengganggu kondisi fisik dan teknik para pemain di lapangan hijau. 

"Tim sampai hari ini hanya menunggu surat resmi dari PSSI. Pastinya kami ingin segera kompetisi dilaksanakan kembali. Pelatih, pemain dan official Bali United berharap kompetisi segera terlaksana," ungkap Coach Teco.

Situasi saat ini membawa pada suasana kompetisi yang hampir mirip dengan masa-masa pandemi kali lalu. Hanya bedanya, jika pandemi adalah isu kesehatan yang menjangkau seluruh dunia, pada kali ini, tragedi Kanjuruhan menjadi isu olahraga yang melukai kompetisi sepak bola di Indonesia.  

Saat itu Bali United baru melakoni tiga pekan di musim Liga 1 2020 sebelum akhirnya Pemerintah memutuskan untuk menghentikan jalannya kompetisi pada pertengahan bulan Maret 2020.
Sepanjang itu, tarik ulur kepastian lanjut atau tidaknya kompetisi menjadi kabar yang dinantikan. Hingga akhirnya kompetisi Liga 1 2020 resmi dihentikan.

Barulah pada musim 2021/2022 tepatnya pada 27 Agustus 2021 akhirnya kompetisi resmi dibuka mempertemukan Bali United dengan Persik Kediri di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kompetisi musim itu pun bergulir tanpa penonton dan sistem pemeriksaan kesehatan yang cukup ketat mewarnai kompetisi berkonsep terpusat dalam seri tersebut.  

Musim ini, ada wacana jika kompetisi ingin dilaksanakan kembali seperti kompetisi usai pandemi kali lalu. Dirancang dengan beberapa seri dengan sistem format bubble dan tanpa penonton di satu daerah.

Musim lalu, format ini dilaksanakan karena isu kesehatan, hanya musim ini jika dilaksanakan kembali tentu menuai kontroversi. Apalagi kehadiran penonton di stadion sudah menandakan kompetisi sepak bola sudah mulai normal.

Menarik dinantikan waktu pelaksanaan dan format kompetisi seperti apa yang akan berlangsung.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS