21 September 2022

BERUSIA MUDA & MULAI DAPAT JAM TERBANG, GEDE AGUS MAHENDRA HARAPAN BARU BEK KIRI PULAU DEWATA

"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Berikan aku satu pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia," ujar Bung Karno dengan lantang.

Perkataan terkenal dari presiden pertama Republik Indonesia tersebut menyiratkan dengan tegas akan pentingnya peran generasi muda.

Dengan semangat membara serta energi yang menggebu-gebu, setiap anak muda mampu menghadirkan perubahan positif. Bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga untuk lingkungan sekitarnya.

Minimnya pengalaman bukanlah jadi penghalang bagi setiap insan muda untuk unjuk gigi di tengah kerasnya dunia.

Meski kerap dipandang sebelah mata, tetapi hadirnya anak muda tidak dapat dipinggirkan begitu saja.

Justru sebaliknya, jika diberi kesempatan, mereka mampu menghadirkan warna baru yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Hal tersebut juga kini dilakukan oleh seorang Gede Agus Mahendra, salah seorang amunisi muda milik Bali United.

Di tengah kerasnya persaingan menembus skuad utama Bali United musim ini yang didominasi oleh pemain berpengalaman, ia coba tampil menggebrak.

Usianya memang baru menginjak 20 tahun pada 1 Juni lalu, tetapi jangan pernah meragukan tekad dan semangat juangnya di atas lapangan.

Mahe, begitu ia akrab disapa, pada awal musim ini perlahan mulai mendapatkan tempat di tengah ketatnya skuad Serdadu Tridatu.

Tiga penampilan telah dicatatkan oleh pemuda asal Sanur ini bersama Bali United dari 10 pertandingan BRI Liga 1 2022/2023.

Meski lebih banyak dipercaya masuk sebagai pemain pengganti oleh Coach Teco, tetapi Mahe selalu memberikan upaya terbaik.

"Mahe pemain bagus dan memiliki kualitas. Dia bisa memberikan penampilan terbaiknya saat diberikan kesempatan bermain di lapangan. Dia kerja keras saat latihan maupun saat pertandingan," jelas pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra. 

Debutnya musim ini dibuka saat Bali United menghadapi Persik (27/8). Masuk pada menit 82 menggantikan Ricky Fajrin, bek kiri ini turut menjaga pertahanan Serdadu Tridatu untuk mengamankan kemenangan sempurna, 4-0.

Kemudian, pada pekan ke-9 BRI Liga 1 2022/2023, alumni Bali United U-18 ini kembali mendapat kepercayaan. Ia bermain selama 14 menit ketika Bali United sukses menang telak 6-0 atas Dewa United (10/9).

Pada pertandingan tersebut, Mahe melakukan tujuh operan yang turut membantu melancarkan aliran bola Serdadu Tridatu ke arah permainan Tangsel Warriors.

Berbekal catatan tersebut, Coach Teco kembali memasukkannya pada menit ke-43 kala menghadapi Persis Solo (15/9). Pada saat itu, situasinya berlangsung lebih sulit baginya maupun Bali United.

Hal tersebut lantaran Serdadu Tridatu tengah dalam kondisi tertinggal 1-0 akibat gol Ryo Matsumura (30’) ditambah kehilangan Andhika Wijaya yang terkena kartu merah.

Pertandingan terasa begitu berat bagi sang juara bertahan ini. Skema bermain tidak sepenuhnya berjalan akibat bermain dengan 10 pemain dan tekanan datang bertubi-tubi.

Coach Teco pun melakukan keputusan berani dengan memasukkan pemilik nomor punggung 66 ini menggantikan Ricky Fajrin.

Dengan tenang, Mahe mencoba bahu membahu bersama Haudi Abdillah, Leonard Tupamahu, dan Novri Setiawan yang ditarik ke bawah membangun pertahanan.

Meskipun pada akhirnya harus kembali kebobolan dan mengakui kemenangan Laskar Sambernyawa dengan skor 0-2, tetapi Mahe mendapat pelajaran berharga.

Sebagai pengawal jantung pertahanan, ia diajarkan untuk dapat tetap tenang dan fokus dalam kondisi apapun.

Sepanjang 47 menit bermain di atas rumput Stadion Manahan, Solo, Mahe tidak hanya bertahan, tetapi turut membantu upaya serangan. Tercatat 13 umpan dan satu dribel sukses dibuatnya sehingga sempat satu kali dilanggar oleh pemain Persis.

Pelajaran penting di balik kekalahan menyakitkan di Kota Surakarta tentu berguna bagi pemain kelahiran tahun 2002 ini.

Pasalnya, Mahe memiliki modal mendukung untuk menjadi bek masa depan Bali United. Mulai dari postur tubuh yang kekar, kemampuan bertahan dan menyerang yang cukup baik, serta sapuan bola yang mumpuni.

Jika hal tersebut terus diasah sembari memperbaiki pengambilan keputusan yang tepat, maka bukan tidak mungkin Mahe lebih sering mengisi pos starter Bali United.

Catatan penampilannya musim ini sendiri jauh lebih baik jika dibandingkan dengan musim lalu. Pasalnya pada BRI Liga 1 2021/2022, Mahe hanya bermain satu kali saat pertandingan terakhir melawan Persik (31/3).

Secara umum juga, pada tahun ini pemilik postur 175 cm ini telah tampil di Piala Presiden 2022. Laga Bali United melawan Persebaya (20/7) menjadi ajangnya unjuk gigi bermain penuh sepanjang 90 menit.

Kemenangan tipis 1-0 atas Bajol Ijo dipersembahkannya untuk mengakhiri kiprah Serdadu Tridatu di ajang turnamen pramusim tersebut.

Dengan masih panjangnya agenda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 ini, semoga saja Mahe dan seluruh pemain muda Bali United lainnya yakni Komang Tri, I Made Tito, Kadek Dimas, dan Komang Aryantara mendapat kesempatan bermain lebih.

Maju terus anak muda! Percaya proses!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS