7 August 2022

BLIND SEMETON DEWATA, TETAP SETIA MENDUKUNG BALI UNITED WALAU TIDAK DAPAT MELIHAT

Setiap orang yang ada di dunia ini diciptakan oleh Tuhan Yang Mahakuasa dengan sempurna. Tidak ada yang lebih baik ataupun buruk antara satu sama lainnya dan semuanya berharga.

Termasuk juga bagi sesama kita yang harus terlahir atau memiliki disabilitas. Meskipun kerap kali dipandang sebelah mata karena terlihat berbeda dan dianggap memiliki kekurangan, tetapi mereka tetaplah sama seperti manusia lainnya.

Berbagai “kekurangan” yang dimiliki oleh kaum disabilitas justru terkadang menjadi kekuatan lebih bagi mereka untuk menjalani hari-harinya. Bahkan mampu membungkam seluruh stigma serta anggapan miring terhadapnya.

Semangat itulah yang ditunjukkan oleh Pande Putu Rifan, salah seorang suporter fanatik Bali United yang hadir langsung menyaksikan perjuangan skuad Serdadu Tridatu melawan RANS Nusantara FC (4/8). Kondisinya yang mengalami kebutaan tidak menyurutkan semangatnya mendukung tim pujaannya ini dari bangku tribun.

Ternyata, pria yang akrab disapa Rifan itu tidak sendirian mendukung perjuangan Fadil dan kolega di atas lapangan hijau. Ia hadir langsung bersama rekan-rekannya yang juga tunanetra dan tergabung dalam komunitas bernama “Blind Semeton Dewata”.

Sebanyak 20 suporter tunanetra tampak begitu antusias mengikuti jalannya pertandingan. Sepanjang 90 menit, mereka tanpa lelah ikut bersorak dan menyanyikan dukungan untuk perjuangan pasukan Serdadu Tridatu.

“Kebetulan ada beberapa anak dari yayasan yang tergabung ke dalam satu komunitas yang bernama “Blind Semeton Dewata”. Jadi ini adalah perkumpulan anak-anak tunanetra yang ada di Bali yang berkumpul menjadi satu grup,” ujar Rifan.

Keterbatasan akibat harus kehilangan penglihatan karena glaukoma pada usia lima tahun tidak menyurutkan dukungan serta kecintaannya kepada Bali United. Justru hal tersebut yang membuat Rifan semakin bersemangat.

Pria berusia 24 tahun tersebut menjadikan keterbatasannya tersebut untuk menghimpun serta merangkul rekan-rekannya yang juga tunanetra untuk tetap mendukung Bali United. Meskipun tidak dapat melihat, tetapi suporter "Blind Semeton Dewata" tetap mampu menikmati jalannya laga.

Berbekal kepekaan serta suasana di sekeliling, Rifan dan kolega bisa mengikuti perjuangan para pemain.

“Kalau biasanya menikmati siaran pertandingan langsung dari TV dengan mendengarkan komentar dari komentator. Namun, di dalam stadion, kami mengikuti euforia suporter lain yang ada di stadion. Ada juga pendamping yang masih bisa melihat, jadi dia akan mendeskripsikan apa yang terjadi di atas lapangan. Jadi, berdasarkan itu kami akan terbawa suasananya,” jelas Rifan.

Pertandingan Bali United menghadapi RANS Nusantara FC pada pekan ketiga BRI Liga 1 2022/2023 menjadi kali keempat Rifan menyaksikan laga secara langsung dari Stadion Kapten I Wayan Dipta. Berbagai perjuangan serta usaha keras sempat dilakukan oleh pria asal Bangli itu untuk dapat merasakan atmosfer laga dari tribun.

Rifan pun merasa sangat bersyukur di tengah keadaannya sebagai tunanetra, ia tidak pernah mengalami tindak diskriminasi selama berada di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Kebetulan ini menjadi keempat kalinya saya menyaksikan pertandingan dari stadion. Pertama kali pada tahun 2018, lalu pada tahun 2019 dua kali, dan sekarang menjadi yang keempat kalinya. Bersyukur tidak pernah mengalami diskriminasi selama menonton di stadion. Hanya saja saat pertama kali datang sempat melakukan perjuangan luar biasa untuk bisa mem-follow up salah satu admin grup Facebook bernama Semeton Bali United Indonesia. Saya inbox dan tulis di grup, intinya saya menyatakan bahwa saya tunanetra yang mendukung Bali United. Setelah lama tidak mendapat jawaban, akhirnya direspon dan beliau memberi saya tiket untuk menonton Bali United,” ungkap Rifan.

Saat ini, Blind Semeton Dewata beranggotakan sebanyak lebih dari 25 orang dan tersebar bukan hanya di Bali saja. Namun, terdapat pula di daerah Malang dan Nusa Tenggara Timur.

Rifan pun yakin bahwa masih ada rekan-rekan lain yang memiliki militansi serta kecintaan besar terhadap Bali United sama seperti dirinya.

“Untuk teman-teman tunanetra, khususnya yang ada di Bali jika ingin menonton dan mendukung Bali United bersama, sangat bisa. Karena saya yakin dan percaya bahwa saya tahu di mana-mana ada klub sepak bola besar, tetapi hanya di Bali saja ada suporter tunanetra yang militan dengan tim kebanggaannya,” sambung Rifan.

Tidak lupa, Rifan yang juga menjadi ketua Blind Semeton Dewata itu pun mengungkapkan banyak terima kasih atas dukungan penuh dari manajemen Bali United. Berkat dukungan tersebut, banyak rekan-rekannya yang dapat pertama kali merasakan sukacita mendukung langsung pasukan Serdadu Tridatu dari Stadion Kapten I Wayan.

“Terima kasih kepada manajemen Bali United yang luar biasa telah memberikan kami kesempatan untuk menyaksikan secara langsung pertandingan yang luar biasa pada malam hari ini. Karena jujur ada banyak sekali teman-teman saya yang baru pertama kali menginjakkan kaki di stadion ini dan menyaksikan pertandingan secara langsung. Jadi, mereka sangat berbahagia sekali,” tutup Rifan.

Kemenangan Bali United dengan skor akhir 3-2 atas RANS Nusantara FC tentu menjadi hadiah terindah bagi Rifan dan Blind Semeton Dewata.

Totalitas dan dukungan tanpa batas dari Blind Semeton Dewata tidak hanya terlihat dari bangku penonton saja. Namun, dituangkan pula lewat chats ciptaan mereka yang berjudul "Untukmu Serdadu Tridatu".

Rekan-rekan Blind Semeton Dewata membuktikan bahwa tidak ada yang dapat menghalangi dukungan kepada Bali United.

Terima kasih untuk selalu setia mendukung Bali United, Blind Semeton Dewata! Maju terus!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS