10 August 2022

BUKAN HANYA PELATIH KEPALA, PENGADIL LAPANGAN JUGA CORONG JALANNYA PERTANDINGAN LIGA 1 

BRI Liga 1 2022/2023 telah merampungkan pertandingan pekan ketiga dan bersiap memulai memasuki pekan keempatnya. Sejumlah laga besar pun tersaji dan pastinya menghibur bagi seluruh pecinta sepak bola di Indonesia.

Beragam momen serta drama mengiringi jalannya tiga laga awal musim ini. Berbagai hasil pun diraih oleh seluruh 18 tim elit di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ada yang menang, meraih hasil imbang dan tentu ada yang menderita kekalahan.

Hasil penampilan tim ini berdasarkan keputusan pelatih kepala dalam meracik strategi dan memilih pemain yang siap diturunkan dalam arena pertarungan. 

Bali United sendiri mencatatkan performa yang cukup memuaskan di tiga laganya. Dua kemenangan dan satu hasil minor diraih oleh anak asuh Stefano Cugurra itu.

Kini, sebelum memasuki pekan keempat, seluruh tim di BRI Liga 1 mendapatkan jatah waktu istirahat yang relatif panjang jika dibandingkan pertandingan sebelumnya. Hal tersebut terjadi lantaran terdapat penyesuaian jadwal agar PSM Makassar yang masih berjuang di ajang AFC Cup 2022 bisa tampil maksimal.

Seluruh tim di liga tentu akan memanfaatkan jeda waktu panjang ini untuk melakukan evaluasi serta latihan lebih keras sebelum mengarungi pekan keempat yang dimulai pada 13 Agustus. Namun, bukan hanya klub yang melakukan pembenahan, tetapi perangkat pertandingan pun perlu melakukannya. Salah satunya adalah pengadil lapangan atau wasit sebagai perangkat utama jalannya pertandingan Liga 1. 

Perlu diketahui bersama, dalam beberapa pertandingan terakhir, para wasit masih kerap kali melakukan kekeliruan. Mulai dari kurang jeli dalam melihat momen hingga salah mengambil keputusan. Hal tersebut memang cukup wajar terjadi, mengingat para pengadil tersebut memiliki keterbatasan.

Namun, evaluasi atas performa wasit juga patut dilakukan, agar ke depannya kualitas pertandingan di BRI Liga 1 musim ini akan semakin meningkat. Seluruh pecinta serta insan sepak bola Indonesia pun pasti akan mendukung hal tersebut.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra turut berharap bahwa selepas jeda panjang ini, akan ada perubahan positif dari para perangkat pertandingan, khususnya kinerja wasit.

“Semoga bisa lebih bagus pada pertandingan-pertandingan ke depan,” harap Coach Teco.

Meskipun kerap kali mengambil keputusan kontroversial, tetapi seluruh pemain serta ofisial tetap patut menghormati keberadaan wasit di atas lapangan. Sebab, segala keputusan dari sang pengadil tersebut merupakan hal yang bersifat mutlak.

Wasit inilah yang menjadi corong jalannya suatu pertandingan. Kedua tim yang bertanding tentunya ingin memperoleh keadilan di lapangan tengah ketika wasit dengan bijaksana mampu memutuskan suatu kejadian yang terjadi dengan baik. Perihal hasil tentu semua tim akan menerima jika hasil keputusan yang diberikan selama pertandingan diputuskan dengan rasa adil. 

Mari sama-sama saling mengevaluasi demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS