1 November 2022

DOA & HARAPAN BLIND SEMETON DEWATA UNTUK BALI UNITED

Blind Semeton Dewata menjadi salah satu komunitas suporter Bali United yang berkebutuhan khusus. Mereka terdiri dari kaum disabilitas tuna netra yang cinta terhadap skuad Serdadu Tridatu.

Meski tidak bisa melihat, kecintaan mereka selalu hadir dengan memberikan dukungan melalui depan layar televisi maupun hadir ke stadion Dipta. Semuanya dilakukan hanya dengan mendengar dan merasakan perjuangan Spasojevic dan kawan-kawan di atas lapangan.

Pande Putu Rifan adalah ketua dari komunitas tuna netra yang mendukung perjuangan Bali United. Komunitas ini telah terbentuk pada tahun 2019 lalu dibantu oleh salah seorang guru di sekolah berkebutuhan khusus di Denpasar, Bapak Nyoman Sudarma Putra. Bapak Nyoman ini sekaligus menjadi pembina dari komunitas dari Rifan dan kawan-kawan tersebut.

Ketika mereka mengikuti pertandingan, biasanya ada pendamping atau kerabat keluarga disampingnya yang menjelaskan jalannya pertandingan.  Mereka dengan semangat antusias juga merasakan apa yang terjadi secara nyata di lapangan.  

Kali terakhir Blind Semeton Dewata hadir secara langsung ke Stadion Dipta adalah saat Bali United sukses mengalahkan RANS Nusantara FC (4/8) dengan skor 3-2 di kandang. Sepanjang 90 menit dari atas tribun, Rifan dan Komunitas Blind Semeton Dewata sangat antusias merasakan dan melihat dengan hati perjuangan Spasojevic cs mengalahkan The Phoenix.

“Saya sebagai pendamping Rifan dan teman-teman dari komunitas Blind Semeton Dewata sudah tiga kali mengajak mereka untuk hadir mendukung langsung tim Bali United di stadion Dipta. Meski mereka tidak bisa melihat namun mereka bisa merasakan atmosfer pertandingan stadion Dipta,” ujar Bapak Nyoman Sudarma.

Meski tidak bisa melihat seperti apa penampilan Spaso, aksi Nadeo menjaga gawang atau pun intruksi Coach Teco dari pinggir lapangan, jika mata hati yang melihat dipastikan bisa merasakan. Bapak Nyoman yang mendampingi mengucapkan terima kasih atas kebaikan manajemen Bali United yang memberikan perhatian kepada suporter berkebutuhan khusus yang diwadahi dalam komunitas ini.

“Saya juga mau menyampaikan terima kasih kepada Bapak Piter dan Bapak Yabes Tanuri serta manajemen Bali United karena pada musim ini kami sempat diundang ke Stadion Dipta saat melawan Rans Nusantara FC. Mereka sangat bergembira dan sangat antusias pada waktu itu bisa menyaksikan secara langsung meski memiliki keterbatasan,” lanjut Bapak Nyoman Sudarma.

Sebagai pendamping Rifan dan kawan-kawan, Bapak Nyoman dengan sabar menuntun langkah demi langkah kaum tuna netra ini memasuki Stadion Dipta atau pun menjalani kegiatan yang berkaitan dengan Bali United. Sebab, cinta mampu membentuk kesetiaan terhadap hal yang dicintai mereka, yaitu Bali United. Bapak Nyoman pun mendoakan perjalanan Bali United di berbagai kompetisi agar tim asal pulau dewata ini semakin sukses dan berkembang menjadi salah satu tim berkualitas dari Indonesia.

“Saya berdoa untuk Bali United semoga menjadi tim yang sukses dan bisa meraih prestasi yang gemilang. Bukan hanya juara di Liga 1 namun bisa juga meraih prestasi di Piala AFC dan Champions Asia,” harap Bapak Nyoman Sudarma.  

Harapan juga diberikan oleh Rifan. Pemuda yang mengidolakan Eber Bessa sejak kedatangannya untuk Bali  United di musim lalu ini memiliki keinginan agar Serdadu Tridatu bisa menjadi pelopor tim sepak bola disabiltas di Indonesia. Tim ini nantinya bisa memiliki bersaing di kompetisi lokal dan internasional untuk kaum berkebutuhan khusus.

“Semoga Bali United bisa menjadi pelopor untuk membuat tim sepak bola tuna netra. Saya sering mendengar ada olimpiade untuk disabilitas. Semoga Bali United menjadi tim pertama yang membentuk tim sepak bola tuna netra di Indonesia,” harap Rifan.  

Dukungan Komunitas Blind Semeton Dewata bukan hanya dari bangku tribun atau depan layar televisi. Kecintaan mereka terhadap Serdadu Tridatu dituangkan juga melalui chants ciptaan mereka yang berjudul “Untukmu Serdadu Tridatu”

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS