14 October 2016

INDRA SJAFRI : APRESIASI SAAT MENANG DAN KRITIKAN SAAT KALAH SELALU SAYA TERIMA

    Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persela Lamongan dengan skor 3-0 dalam pertandingan lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo hari Kamis (12/10) malam.
    Tim Serdadu Tridatu sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Pada menit kedua peluang emas sempat diperoleh Syakir Sulaiman manfaatkan umpan Miftahul Hamdi, namun masih belum menemui sasaran.
    Pada menit 24 tuan rumah Persela berhasil membuka keunggulan lewat tendangan keras jarak dekat dari Ivan Carlos. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Persela.
    Pada menit 26 Syakir kembali memperoleh peluang emas setelah menerima umpan matang Hamdi, namun penjaga gawang Persela, Dwi Kuswanto mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan.
    Persela memperoleh hadiah penalti pada menit 33 setelah Alsan melanggar Ivan Carlos. Penalti yang dieksekusi Gustavo Hedipo mampu ditepis Diky Indriyana dengan cukup baik.
    Tidak lama setelah penyelamatan gemilang Diky, Gustavo berhasil membobol gawang Diky lewat tendangan kerasnya yang merubah kedudukan menjadi 2-0 untuk Persela.
    Sampai dengan babak pertama usai, skor 2-0 untuk Persela tidak berubah.
    Di babak kedua tim Serdadu Tridatu berusaha untuk memperkecil ketertinggalan. Peluang emas diperoleh Zoran Knezevic pada menit 63 setelah mendapatkan ruang untuk melakukan tendangan ke gawang, namun sayang kiper Persela, Dwi Kuswanto kembali mampu mengamankan gawangnya dari kebobolan.
    Pada menit 79 I Gede Sukadana juga memperoleh peluang mencetak gol namun sayang tendangannya dari dalam kotak penalti masih mengarah tepat di tangkapan Dwi Kuswanto.
    Striker asal Serbia, Nemanja Vidakovic juga memperoleh dua peluang pada menit 80 dan 82 namun kedua peluang tersebut juga masih gagal membuahkan gol seakan-akan dewi fortuna sedang tidak berpihak pada Bali United.
    Terus menyerang malah gawang Diky Indriyana yang kembali bobol pada menit injury time babak kedua lewat aksi seorang Saddil Ramdani yang berhasil melewati hadangan Diky. Sampai dengan pertandingan usai, skor 3-0 untuk Persela tidak berubah.
    Usai pertandingan, manager coach Bali United, Indra Sjafri mengatakan, penyelesaian akhir masih menjadi masalah dalam timnya. Ia juga mengakui serangan balik Persela cukup berbahaya.
    "Kami memperoleh banyak peluang di pertandingan ini, namun masih belum berhasil mencetak gol. Serangan balik Persela juga cukup bagus. Hasil ini pastinya membuat banyak pihak kecewa, termasuk fans kami di Bali dan seluruh Indonesia. Namun apresiasi saat menang atau kritikan saat kalah akan saya terima dengan senang hati untuk membuat tim ini menjadi lebih baik kedepannya," ujar Indra Sjafri.
    Bali United berikutnya akan melakoni pertandingan kandang dengan menjamu pemuncak klasemen sementara, Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta hari Selasa, 18 September 2016 mendatang.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS