29 June 2022

JELANG BERSUA DENGAN KAYA FC, TECO ANTISIPASI STRIKER LAWAN YANG PERNAH CETAK GOL KE GAWANG BALI UNITED

Kaya FC Iloilo menjadi lawan terakhir yang akan dihadapi Bali United pada fase grup AFC Cup 2022 besok sore (30/6). Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, skuad Serdadu Tridatu menargetkan kemenangan atas wakil Filipina tersebut.

Kedua tim sama-sama bertekad menutup perjuangannya di fase grup dengan meraih hasil maksimal. Sebab, pada laga terakhir, baik Bali United maupun Kaya FC meraih hasil buruk.

Bali United membuka kiprah di AFC Cup 2022 dengan menjanjikan usai meraih kemenangan 2-0 dari Kedah Darul Aman FC (24/6). Permainan apik serta rapi yang dilakoni oleh Brwa Nouri dan kolega membuat Serdadu Tridatu sempat menduduki puncak klasemen sementara grup G.

Namun sayang, anak asuh Stefano Cugurra gagal melanjutkan tren kemenangan di pertandingan kedua. Bali United harus menerima kekalahan telak 2-5 dari Visakha FC (27/6). Sempat unggul terlebih dahulu, Serdadu Tridatu kehilangan fokus yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Blue Horse –julukan Visakha FC.

Akibat hasil ini, Visakha FC berhasil menggeser Bali United di puncak klasemen grup G dengan koleksi enam poin. Peluang Nadeo Argawinata dan kawan-kawan untuk lolos ke fase semifinal ASEAN pun semakin sulit.

Sementara itu, Kaya FC Iloilo bahkan belum pernah meraih satupun kemenangan dari dua laga di fase grup. Menjalani laga pertama (24/6), anak asuh Yu Hoshide harus rela tunduk dengan skor akhir 1-2 dari Visakha FC walau sempat tampil menjanjikan pada babak pertama.

Tren negatif tersebut pun berlanjut ke pertandingan kedua. Menghadapi Kedah FC, The Mighty Kaya –julukan Kaya FC– harus tunduk dengan skor telak 1-4. Dua kekalahan membuat klub dengan warna kebesaran kuning ini terseret di dasar klasemen grup G.

Melihat hasil laga terakhir kedua tim, baik anak asuh Teco maupun Yu Hoshide pasti akan bermain terbuka untuk meraih kemenangan.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra menegaskan bahwa timnya sudah siap menghadapi pertandingan penting ini. Kekalahan telak dari Visakha FC di laga sebelumnya memberi pelajaran berharga bagi skuadnya.

Sejumlah kesalahan yang dibuat saat berjumpa tim asal Kamboja tersebut menjadi bahan evaluasi penting jelang menghadapi Kaya FC besok. Ia pun telah bekerja keras memperbaiki performa tim daripada harus memikirkan kekuatan lawan.

Coach Teco optimis jika Bali United mampu bermain solid, maka kemenangan akan bisa diraih.

“Saya pikir setelah kami melawan Visakha FC dari Kamboja, tidak ada banyak hari untuk berlatih. Sehingga saya tidak memaksakan supaya pemain tidak kehabisan tenaga saat pertandingan. Kami juga harus fokus kepada tim kami sendiri saja. Saat melawan Visakha FC, kami banyak melakukan kesalahan individu maupun kesalahan tim ketika bertahan. Visakha FC pasti punya kualitas, tetapi kami banyak membuat kesalahan. Ketika kami bisa memperbaiki itu untuk besok, saya pikir lebih baik daripada memikirkan kekuatan lawan. Kami harus memperbaiki performa tim sendiri. Ketika kami bisa bertahan lebih bagus besok dan tidak membuat kesalahan di sektor belakang, saya pikir kami bisa mencetak gol dan menang melawan mereka,” jelas Coach Teco.

Lebih lanjut, meskipun sang lawan belum pernah menang, tetapi sejatinya Kaya FC memiliki potensi untuk memberi perlawanan ketat. Apalagi, dalam kompetisi domestik tim asal kota Iloilo ini terhitung kuat.

Anak asuh Yu Hoshide ini menjadi runner-up kompetisi Philippine Football League 2020 dengan koleksi 11 poin dari 3 kemenangan dan 2 seri. Kaya FC juga merupakan kolektor 3  trofi juara turnamen Copa Paulino Alcantara.

Sejumlah pemain Kaya FC pun patut diwaspadai oleh Bali United, salah satunya adalah Robert Lopez Mendy. Sebab, pada ajang AFC Cup 2020 silam, striker asal Senegal tersebut sukses menjebol gawang Serdadu Tridatu.

Saat itu, Robert yang membela Ceres Negros berhasil mencetak gol pada menit ke-73 ke gawang yang dijaga Nadeo. Robert saat itu memperbesar keunggulan untuk membantu timnya menang 4-0 dari Bali United (11/3/2020).

Coach Teco tentu telah menyiapkan langkah antisipasi untuk meredam agresivitas striker 35 tahun tersebut.

“Kami sudah tahu dia sudah lama bermain di liga Filipina, hanya berganti tim saja. Dia pemain berkualitas, sehingga pemain belakang kami harus mengantisipasi dia,” ujar Coach Teco.

Kemenangan atas Kaya FC tentu menjadi harga mati bagi skuad Serdadu Tridatu. Sebab, hasil tiga angka akan sangat penting bagi kelolosan Bali United ke fase semifinal zona ASEAN.

Ayo fokus dan bangkit lagi Bali United!

 

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS