14 July 2022

KOMBINASI PEMAIN BERPENGALAMAN & AMUNISI MUDA BALI UNITED MENGHIASI 8 LAGA SERDADU TRIDATU AWAL MUSIM INI 

Kegagalan bukanlah sebuah akhir dari perjuangan. Namun sebaliknya, itu adalah pelajaran berharga yang kelak akan menjadi bekal meraih kesuksesan. Itulah yang menjadi prinsip Bali United.

Mengawali tahun 2022 dengan mengikuti dua kompetisi bergengsi yakni Piala Presiden dan AFC Cup, pasukan Serdadu Tridatu harus ikhlas menerima kekecewaan. Bali United menuai hasil kurang maksimal usai gagal menembus fase grup di dua ajang tersebut.

Meskipun sempat tampil meyakinkan pada pertandingan pertama, tetapi anak asuh Stefano Cugurra itu tidak bisa mempertahankan momentum dan belum mampu berbicara banyak. Bali United harus rela tersingkir dari Piala Presiden dan AFC Cup.

Kenyataan pahit tersebut tentu memberi kekecewaan bagi seluruh penggawa Serdadu Tridatu, mulai dari pemain, pelatih, hingga ofisial. Para suporter yang setia memberi dukungan juga merasakan hal yang sama.

Walau harus menerima kritik tajam bahkan komentar negatif, tetapi Bali United tetap mencoba untuk menegakkan kepala dan bangkit kembali. Sebab, masih ada dua ajang yang tidak kalah bergengsi untuk dimenangkan, yakni Liga 1 dan Piala Indonesia musim 2022/2023.

Pasukan Serdadu Tridatu mengusung misi kebangkitan di dua kompetisi tersebut. Terlebih lagi, Bali United merupakan juara bertahan Liga 1. Sudah pasti Fadil dan kolega akan berjuang untuk mempertahankan gelar tersebut.

Berbekal hasil evaluasi performa di Piala Presiden dan AFC Cup, Bali United terus mempersiapkan diri. Kegagalan di dua ajang tersebut tidak selamanya hanya membawa dampak buruk. Namun sebaliknya, juga malah memunculkan sederet pemain yang bisa menjadi tumpuan tim mengarungi Liga 1 dan Piala Indonesia.

"Tidak ada tim yang ingin gagal, tapi inilah situasi dalam sepak bola. Pastinya akan ada evaluasi untuk tim pasca belum tampil maksimal di Piala Presiden dan AFC Cup. Yang pasti saat ini tim tengah persiapan menyambut Liga 1 dan Piala Indonesia musim ini," jelas pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra. 

Berkaca dari total enam pertandingan di fase grup Piala Presiden dan AFC Cup, beberapa pemain menunjukkan performa apik. Nama-nama seperti Muhammad Ridho, Jajang Mulyana, Novri Setiawan, Ramdani Lestaluhu, Irfan Jaya, dan pemain muda, I Gede Agus Mahendra berhasil tampil bagus.

Didatangkan dari Persija, Novri Setiawan dan Ramdani Lestaluhu mampu beradaptasi dengan baik. Bahkan, Novri mampu langsung mencetak total dua gol bagi Bali United di Piala Presiden.

Sementara itu, Muhammad Ridho juga membayar kepercayaan dari Coach Teco selama menjalankan tugasnya di bawah mistar gawang. Kiper asal Pekalongan tersebut sukses menjadi pengganti Wawan Hendrawan yang sepadan. Refleks serta ketenangannya kala berlaga menjadi andalan pemilik nomor punggung 88 ini.

Bek berpengalaman asal Bhayangkara FC, Jajang Mulyana tidak ketinggalan untuk membuktikan diri. Pemain yang akrab disapa Jamul itu tidak hanya tangguh dalam bertahan, tetapi lihai menjebol gawang. Gol tunggalnya dalam pertandingan AFC Cup berhasil membuat Bali United menang tipis 1-0 atas Kaya FC Iloilo (30/6).

Awal musim ini juga menjadi panggung bagi sayap lincah, Irfan Jaya. Selepas kepergian Stefano Lilipaly, Irja berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menusuk daerah pertahanan lawan. Dari total empat pertandingan yang telah dijalani, pemain 26 tahun ini sukses mencetak satu gol.

Tidak hanya jadi panggung bagi para pemain senior, tetapi amunisi muda juga tidak mau kalah untuk unjuk gigi. Ada I Gede Agus Mahendra dan Rakasurya Handika yang juga tampil baik di awal musim ini. Pertandingan Piala Presiden menghadapi Persebaya (20/6) menjadi debut mereka bermain penuh bersama Bali United. Berkat ketenangan dan kedisiplinannya, baik Rakasurya maupun Mahe itu berhasil membantu Serdadu Tridatu agar nirbobol dari serangan Bajul Ijo.

Selain enam pertandingan resmi yang dilakoni, pasukan Serdadu Tridatu juga menjalani dua laga persahabatan dengan PSS Sleman dan Persis Solo di bulan Juni lalu. Kombinasi pemain berpengalaman dengan sederet pemain muda juga diracik dengan strategi berjalan dari pelatih asal Brasil ini. 

Hasilnya dalam dua pertandingan persahabatan tersebut, Ilija Spasojevic dan kolega berhasil raih kemenangan dari PSS Sleman dan satu hasil imbang atas Persis Solo. Pada kesempatan tersebut, beberapa pemain muda lain seperti Komang Tri, Made Tito juga dicoba diturunkan untuk membantu Bali United. 

Performa positif delapan pertandingan yang dilakoni ini tentu diharapkan menjadi modal saat mengarungi kompetisi Liga 1 dan Piala Indonesia 2022/2023. Apalagi kombinasi pemain senior berpengalaman dan amunisi muda, Bali United optimis mampu berbicara banyak di dua kompetisi resmi musim ini.

Ayo bangkit dan buktikan, Bali United!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS