24 July 2022

MENJEJAKAN KAKI KE KAWASAN TRAINING CENTER PANTAI PURNAMA, YOO JAE-HOON BAWA MISI PENTING DARI COACH SHIN TAE YONG! APA ITU?

Siapa yang tidak mengenal seorang Yoo Jae-hoon? Seluruh pecinta sepak bola Indonesia pasti mengetahui kiprahnya. Namanya sendiri begitu harum sebagai salah satu kiper asing legendaris di kancah kompetisi nasional.

Memulai kariernya di sepak bola Indonesia bersama klub legendaris, Persipura Jayapura pada tahun 2010 silam, Yoo Jae-hoon berhasil tampil apik. Menghabiskan lima tahun membela skuad Mutiara Hitam, kiper asal Korea Selatan itu sukses mempersembahkan sederet prestasi, mulai dari dua gelar juara Indonesia Super League (ISL) pada tahun 2010 dan 2013, Inter Island Cup 2010, dan Indonesia Soccer Championship A 2016.

Tidak hanya itu, gelar individu juga berhasil mengisi lemarinya. Salah satunya adalah sebagai kiper terbaik di kompetisi ISL tahun 2013. Melihat gemerlap gelar yang berhasil diperolehnya, maka tidaklah mengherankan jika ia dianggap sebagai salah satu kiper asing tersukses di Indonesia.

Sederet klub besar di liga Indonesia pun pernah pemain berpostur 186 cm itu bela, salah satunya adalah Bali United. Yoo Jae-Hoon sendiri menjadi penggawa Serdadu Tridatu pada tahun 2015 silam. Namun, Semeton –julukan suporter Bali United– tidak sempat lama menyaksikan aksi heroiknya di bawah mistar. Sebab, pembekuan ISL pada tahun tersebut membuat kompetisi dihentikan.

Setelah sekian tahun meninggalkan Bali United, akhirnya pada tahun 2022 ini Yoo Jae-hoon kembali terlihat bersama Serdadu Tridatu. Bukan sebagai pemain, sebab dirinya sudah memutuskan pensiun pada tahun 2019 silam. Lantas apa yang dilakukannya?

Yoo Jae-Hoon terlihat mengunjungi fasilitas Training Center Bali United di Pantai Purnama, Gianyar pada Kamis (21/7) lalu bersamaan dengan seleksi “The Next Gen Bali” hari kedua. Pria berusia 39 tahun itu pun melontarkan pujian begitu melihat indahnya pemandangan yang tersaji di hadapannya.

Seolah tidak ingin melewatkan momen, pemain asal Ulsan, Korea Selatan itu langsung mengabadikannya melalui ponsel pintarnya. Tidak lupa, Yoo Jae-hoon langsung mengunggahnya ke media sosial miliknya.

Ia merasa bahwa kawasan Training Center ini bisa menjadi contoh yang baik bagi seluruh klub di Liga 1.

“Tadi saya sudah posting di Instagram pribadi juga dan memang sangat luar biasa. Beberapa hari lalu saya sudah inspeksi training center ini, sangat luar biasa. Dulu saya sempat berbicara dengan Pak Pieter tentang training center di Indonesia terbilang kurang dan bahkan tidak ada yang dimiliki klub pribadi. Jadi, saya sendiri melihat mungkin ini pertama kali dan sejarah. Sangat luar biasa, tetap saya respek dan apresiasi untuk Bali United, semoga ini bisa menjadi contoh yang baik untuk seluruh klub di Indonesia,” ujar Yoo Jae-hoon kagum.

Bukan hanya ingin sekadar mengagumi indahnya Pantai Purnama, tetapi ternyata Yoo Jae-hoon membawa misi penting dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Ya, sebagaimana diketahui, ia kini tergabung sebagai staf kepelatihan skuad Garuda.

Yoo Jae-hoon yang dipercaya sebagai salah seorang pelatih kiper Timnas Indonesia itu ternyata sedang melakukan pemantauan akan bakat-bakat kiper yang ada di Bali. Ia memanfaatkan ajang seleksi pemain Bali United Youth bertajuk “The Next Gen Bali” ini sebagai sarana mengamati para penjaga gawang potensial yang bisa dipanggil membela timnas.

“Saya ingin melihat pemain di posisi kiper. Ada beberapa rekomendasi pemain dari pelatih lokal lain. Jadi saya ingin melihat kualitas pemain di sini,” jelas Yoo Jae-hoon.

Yoo Jae-hoon sendiri telah mengantongi beberapa nama kiper yang hendak diamati secara langsung. Diantaranya ada nama Made Putra Kaicen dan Komang Aryantara yang juga sedang menjalani pertandingan bersama para peserta seleksi lainnya. Namun, ia menjelaskan bahwa masih perlu waktu lebih lagi untuk memantau bakat dan kualitas keduanya.

“Kualitas pemain di sini lumayan bagus. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya kalau hari ini mau memantau kiper dulu. Tadi saya juga sudah lihat satu kiper dan tentu akan tetap memantau juga. Setelah itu saya akan lapor ke Coach STY,” sambung Yoo Jae-hoon.

Melihat banyaknya kiper muda berbakat yang mengikuti seleksi, ia pun merasa senang. Namun, Yoo Jae-hoon merasa masih ada beberapa hal yang dapat ditingkatkan lagi oleh para penjaga gawang potensial ini.

“Mereka semua punya kemampuan, tetapi sayangnya postur kiper Indonesia rata-rata pendek, itu yang agak disayangkan. Coach Shin sendiri suka dengan kiper berpostur tinggi. Jadi saya akan tetap mencari kiper dengan postur yang bagus dan punya kemampuan,” jelas Yoo Jae-hoon.

Tidak lupa, Yoo Jae-hoon turut menyampaikan harapan serta nasihat terbaik untuk para kiper potensial yang ada di Indonesia, khususnya di Bali. Ia berharap bahwa suatu hari nanti akan ada kiper asal Pulau Dewata yang dapat tampil bersinar bersama Timnas Indonesia.

“Saya sudah cukup lama menetap di Bali dan pernah membela Bali United juga. Maka dari itu saya berharap banyak anak-anak muda Bali jadi pemain terbaik dan bisa menjadi pilihan di timnas,” harap Yoo Jae-hoon.

Bali sendiri dikenal sebagai salah satu daerah produsen kiper-kiper tangguh dan berkualitas di kancah sepak bola nasional. Sebut saja nama penjaga gawang I Made Wirawan, Kadek Wardana, hingga legenda seperti I Gusti Putu Yasa serta I Komang Puta.

Kini, penerus kiper berkualitas asli Bali terlihat jelas pada duo penjaga gawang belia yakni Komang Aryantara dan Made Kaicen. Namun, mereka tentu masih mempunyai waktu panjang untuk semakin mematangkan kemampuan teknik serta mental untuk menjelma menjadi pemain top.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS