13 March 2021

MOMEN KESIBUKAN MENYAMBUT HARI RAYA NYEPI, BEGINI PERSIAPAN ANDHIKA WIJAYA

Hari Raya Nyepi selalu dirayakan setiap tahunnya oleh umat Hindu seluruh dunia, terlebih pulau Bali yang akan melakukan penyepian dari berbagai kegiatan, termasuk program latihan yang dijalankan skuad Bali United. Salah satu pemain asli Bali, Made Andhika Wijaya pun menuturkan persiapan mengenai pelaksanaan hari raya Nyepi yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Pemilik nomor punggung 33 tersebut mengakui hari raya nyepi tahun ini berbeda karena perubahan status sebagai seorang ayah dan suami bagi keluarga kecilnya. Sang anak Made Keenan Prananda Wijaya akan menjadi kesibukannya menghadapi hari raya Nyepi bersama sang istri, mengingat tahun lalu, anaknya masih dalam kandungan sang istri, Linanda Aninditha.

"Iya yang pastinya nyepi sekarang berbeda dengan tahun kemarin, sekarang sudah ada anak sama istri. Pastinya saya akan nyepi bareng keluarga di rumah. Harapan saya di hari raya nyepi kali ini adalah semoga kedamaian selalu bersama kita semua umat manusia yang menjalani kehidupan saat ini," ungkap Andhika.

Hari Raya Nyepi adalah hari pergantian tahun Saka (Isakawarsa) yang dirayakan setiap satu tahun sekali yang jatuh pada sehari sesudah tileming kesanga pada penanggal 1 sasih Kedasa. Nyepi memiliki filosofi dimana umat Hindu memohon kepada Tuhan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, untuk melakukan penyucian Buana Alit (manusia) dan Buana Agung (alam dan seluruh isinya).

Nyepi mengandung arti sepi atau sunyi, dan dirayakan setiap 1 tahun saka. Pada saat Nyepi tidak boleh melakukan aktifitas seperti pada umumnya, seperti keluar rumah (kecuali sakit dan perlu berobat), menyalakan lampu, bekerja dan sebagainya. Tujuannya adalah agar tercipta suasana sepi, sepi dari hiruk pikuknya kehidupan dan sepi dari semua nafsu atau keserakahan sifat manusia untuk menyucikan Bhuwana Agung (alam semesta) dan Bhuwana Alit (manusia).

Sebelum hari raya Nyepi, dilaksanakan serangkaian upacara dan upakara yang bermaksud agar Penyucian Buana Alit dan Buana Agung berjalan dengan lancar. Rangkaian upacara tersebut berbeda-beda, tergantung dari Genius Local Wisdom dan urun rembug masing-masing daerah serta kebijaksanaan yang ditetapkan bersama.

Hari Raya Nyepi khususnya di Bali memiliki beberapa tahapan. Dimulai dari Upacara Melasti, Mecaru, dan Pengerupukan. Kemudian diikuti oleh puncak Hari Raya Nyepi itu sendiri dan terakhir disebut dengan Ngembak Geni.

Selamat Merayakan Hari Raya Nyepi Semeton

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS