5 August 2022

PECAH TELUR! SPASOJEVIC BUNGKAM KRITIK DENGAN CETAK BRACE KE GAWANG RANS NUSANTARA FC!

Kemenangan Bali United atas RANS Nusantara FC pada pekan ketiga BRI Liga 1 2022/2023 tadi malam (4/8) tentu membawa kebahagiaan bagi seluruh skuad Serdadu Tridatu. Namun, hasil tersebut terasa lebih spesial bagi salah seorang pemain, yakni Ilija Spasojevic.

Pertandingan yang berhasil dimenangkan oleh Bali United dengan skor akhir 3-2 atas RANS Nusantara FC itu terasa sangat manis bagi Spasojevic. Bukan hanya karena timnya sukses kembali ke jalur kemenangan setelah pada pekan sebelumnya kalah telak dari PSM Makassar, tetapi juga akibat ia menjadi salah satu aktor penting di baliknya.

Pada laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta tersebut, akhirnya pemilik nomor punggung sembilan itu berhasil kembali mencetak gol. Tidak tanggung-tanggung, Spaso mencatat brace (dua gol) untuk membantu Bali United meraih poin penuh.

Keran gol Spasojevic dibuka pada menit ke-35 lewat skema serangan cepat. Kombinasinya dengan Yabes Roni yang berlari sangat cepat sebelum mengirim umpan tarik cantik berhasil disambut tendangan untuk menjebol gawang Wawan Hendrawan.

Seolah tidak puas, keduanya kembali menghadirkan mimpi buruk bagi pertahanan RANS Nusantara FC. Berawal dari pergerakan lincah nan berbahaya yang dilakukan oleh Yabes Roni, membuatnya terpaksa harus dilanggar oleh Arthur Bonai tepat di kotak penalti. Akibatnya, wasit langsung memberi penalti bagi Bali United.

Spasojevic yang maju sebagai algojo sukses menunaikan tugasnya dengan sangat baik. Tendangan keras terukur ke arah pojok kanan atas gawang Spiderwan sukses membuat Bali United mengunci babak pertama dengan keunggulan 2-1 setelah sebelumnya sempat disamakan kedudukannya.

Willian Pacheco pun semakin menggenapkan kebahagiaan Spaso berkat golnya pada menit ke-51 lewat skema bola mati. Tandukan kerasnya menyambut tendangan bebas Fadil berhasil kembali menjebol gawang Wawan.

Striker kelahiran Montenegro ini tidak dapat menyembunyikan kebahagiaan serta rasa syukurnya dapat kembali mencatatkan namanya di papan skor. Wajar saja, sebab sudah lama Spaso belum mencetak gol di ajang resmi.

Sebab, terakhir kali pemain berjuluk Spasogol itu menjebol gawang pada kompetisi resmi adalah saat pertandingan terakhir BRI Liga 1 2021/2022 Bali United melawan Persik (31/3) lalu. Saat itu ia mencetak gol pada menit ke-14 untuk membantu skuad Serdadu Tridatu menang 3-1 atas Macan Putih.

“Saya sangat senang bisa memenangkan pertandingan setelah kami kalah di Makassar. RANS juga tim yang sangat bagus dan belum terkalahkan, baru malam ini mereka kalah setelah dua kali imbang. Saya mengucapkan terima kasih kepada suporter yang datang, walaupun larut malam. Saya sangat bangga dengan rekan-rekan saya karena malam ini (kemarin) kami menunjukkan mentalitas kami. Kesalahan kemarin tidak membuat kami berlarut sedih dan langsung bangkit,” ujar Spaso.

Torehan brace-nya menjadi semacam pembuktian bahwa dirinya belum habis. Catatan tersebut sekaligus menjawab kritik tajam akibat kebuntuannya dalam mencetak gol dalam beberapa pertandingan ke belakang.

Meski menerima kritikan bertubi-tubi, tetapi top skorer musim lalu itu tidak berkecil hati. Namun justru sebaliknya, Spaso malah menjadikannya sebagai motivasi lebih untuk segera bangkit dan mengasah kemampuannya, bukan hanya untuk mencetak gol, tetapi jug bermain lebih kolektif.

“Saya pikir dalam sejarah Bali United, saya adalah pemain yang paling banyak dikritik. Tidak ada pemain yang dikritik seperti saya dari awal saya datang pada tahun 2018. Jadi, saya lebih terbiasa. Yang terpenting saya tetap bekerja keras dan tidak pernah komplain. Kritik saya terima, karena pujian saya juga terima. Tidak boleh hanya mau menerima pujian saja, tetapi tidak mau menerima kritik. Jadi saya senang karena bisa mencetak gol setelah sekian lama, tetapi saya tetap bekerja keras dan saya sudah menurunkan berat badan sebanyak enam kilogram untuk membantu tim bertahan, pressing, dan lain-lain. Kalau memang belum ada momentum mencetak gol, saya fokus membantu tim lewat pressing, berlari, dan membantu rekan-rekan lain saat ada momentum,” pungkas Spaso.

Usaha tidak kenal lelah dari Spaso untuk bangkit mencetak gol patut diacungi jempol. Sebab, dengan kemampuan serta catatan mentereng menjadi top skor musim lalu dengan total 23 gol tentu menjadikannya stiker yang sangat diandalkan musim ini.

Spasojevic juga menjadi pemain dengan torehan gol terbanyak sepanjang masa Liga 1 bergulir di Indonesia. Sejak tahun 2017, Spasojevic mencatatkan diri telah mencetak 63 gol melebihi striker lain seperti Alberto Goncalves dan juga Marco Simic. 

Spasojevic masih berpeluang untuk mengulangi atau bahkan melampaui catatan tersebut. Mengingat BRI Liga 1 musim ini masih menyisakan sebanyak 31 pertandingan.

Selamat dan semangat terus Brate!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS