4 October 2022

SALUT! BUKAN HANYA DOA BERSAMA SUPORTER, FANS K-POP JUGA KUMPULKAN DANA HAMPIR SETENGAH MILIAR!

Tangis dan air mata masih belum usai menetes. Pipi ini masih basah meski telah diseka berulang kali.

Bayangan kelam itu masih saja menghantui seolah tidak mau pergi. Meski telah berlalu beberapa hari, tetapi rasa sesak ini masih terasa.

Tidak pernah ada yang menyangka bahwa pada hari di mana Stadion Kanjuruhan Malang yang semestinya menjadi tempat ribuan pecinta sepak bola bersukacita bersama, justru berubah menjadi lautan duka.

Malam yang semakin larut dan pagi yang siap menyambut menjadi saksi ratusan orang mempertaruhkan nyawa.

Sorak dan dukungan mengelukan para idola tidak lagi terdengar. Semuanya berganti menjadi jerit histeris dan tangis.

Bangku-bangku tribun ditinggalkan penghuninya demi menyelamatkan diri dari kejaran maut. Tempat yang semestinya memberikan hiburan dan rasa aman justru meminta korban.

Sebanyak 125 orang gugur menjadi korban keganasan kejadian berdarah ini. Sementara itu 302 orang menderita luka ringan dan 21 0rang luka berat.

Atensi dan ungkapan berbelasungkawa mengalir deras dari berbagai penjuru, bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dunia internasional.

Seluruh insan menunjukkan simpati mendalam atas Tragedi Kanjuruhan ini. Tanpa memandang latar belakang, semuanya bersatu padu.

Berbagai pihak yang sebelumnya notabene berstatus sebagai rival, semuanya berduka. Tidak peduli apa warna kebanggaan yang diusung, semua berselimut hitam dan putih.

Aksi doa bersama dan menyalakan lilin ramai dilakukan di seluruh penjuru Indonesia. Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun turut menyampaikan rasa dukanya.

“Harapan untuk semua suporter lebih dewasa. Datang ke stadion hanya untuk menikmati pertandingan dan semua kembali ke rumah dengan aman. Suporter harus bisa menerima tiga hasil yang ada di dalam sepak bola yaitu menang, seri, atau kalah,” ujar Coach Teco.

Jarak juga bukan menjadi penghalang untuk kirimkan doa dan simpati. Sejumlah klub besar dari berbagai liga top macam La Liga Spanyol, Ligue 1 Prancis, hingga Liga Premier Inggris turut merasakan kehilangan mendalam.

Berbagai aksi simpati mulai dari mengheningkan cipta hingga ucapan berbela sungkawa di media sosial dilakukan.

Tragedi tragis di Kanjuruhan ini bukan hanya menjadi duka bagi dunia sepak bola. Namun, seluruh dunia berduka.

Rasa simpati bahkan ikut ditunjukkan oleh pecinta K-Pop, boyband Korea Selatan, BTS. Para fans yang disebut sebagai ARMY tersebut turut mengambil aksi.

Melalui lama kitabisa.com, para ARMY yang diinisiasi oleh BTS ARMY Project Lombok menggalang dana untuk disalurkan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan ini.

Hingga hari Selasa (4/10), sebanyak Rp420 juta telah terkumpul dari target awal Rp15 juta dan masih berpeluang bertambah sampai 16 Oktober 2022.

Sinergi antara para ARMY dan pihak Arema FC pun dilakukan oleh untuk menyalurkan dana bantuan tersebut kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.

Di balik tragedi pilu di Stadion Kanjuruhan, Malang tersebut, nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas kembali mencuat.

Peristiwa tragis ini sudah seharusnya menjadi pemantik kesadaran bahwa jangan sampai perlu ada korban jatuh dahulu untuk menumbuhkan rasa persatuan.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS