6 October 2022

SEHARUSNYA BERTANDING HARI INI, BAGAIMANA SIKAP BALI UNITED & PERSITA TERHADAP PENUNDAAN BRI LIGA 1 2022/2023?

Tragedi memilukan yang menewaskan ratusan Aremania di Stadion Kanjuruhan pada hari Sabtu (1/10) lalu membuat sepak bola Indonesia berduka.

Pasalnya, ada begitu banyak korban jiwa dan luka-luka yang ditimbulkan akibat kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC menjamu Persebaya tersebut.

Melansir data dari laman detik.com, per hari ini (10/6), total sebanyak 574 orang menjadi korban dari Tragedi Kanjuruhan tersebut. Dengan rincian 131 korban meninggal dunia, 377 korban luka telah dipulangkan, dan 66 orang masih dirawat di 25 rumah sakit di Malang Raya.

Akibat dari tragedi kelam ini, seluruh pertandingan sepak bola di Indonesia mulai dari level tertinggi, BRI Liga 1 hingga Liga 2 pun resmi dihentikan sementara.

Melalui surat pemberitahuan resmi dari pihak operator liga, seluruh pertandingan akan ditunda sampai dua pekan ke depan.

Hal tersebut dilakukan tentu untuk memberikan penghormatan kepada para korban sekaligus digunakan untuk investigasi dan evaluasi mendalam pasca Tragedi Kanjuruhan.

Keputusan ditundanya BRI Liga 1 2022/2023 ini mendapat sambutan baik dari pelatih Bali United, Stefano Cugurra. Pelatih asal Brasil ini mendukung hal tersebut demi keamanan bersama.

“Lebih baik memang dihentikan sementara agar semua pihak lebih siap dan aman untuk melanjutkan pertandingan. Semua pihak dari tim hingga suporter bisa berpikir untuk lebih baik dan respek dengan keluarga yang kehilangan orang yang dicintai di stadion,” ujar Coach Teco.

Lebih lanjut, jika tidak mengalami penundaan, Bali United sejatinya akan melakoni laga ke-12 musim ini menghadapi Persita hari ini (6/10) di Indomilk Arena, Tangerang.

Namun, akibat belum kondusifnya keadaan saat ini, maka agenda pekan ke-12 BRI Liga 1 2022/2023 harus ditunda terlebih dahulu demi kebaikan bersama.

Sikap dukungan atas penundaan BRI Liga 1 pasca Tragedi Kanjuruhan juga ditunjukkan oleh skuad Pendekar Cisadane. Melalui sang kapten, Muhammad Toha, Persita menyampaikan respon positif.

“Kalau untuk distop sementara, saya setuju. Karena kita sedang berduka, dan kita harus berpikir bagaimana agar ini semua tidak terjadi kembali. Kalau berbicara dari segi persiapan tim, karena ditundanya pertandingan, tentu ada dampak yang mengganggu. Karena kami sudah melakukan persiapan dari segi taktikal, fisik, dan semuanya untuk melawan Bali United,” ungkap M. Toha dilansir dari laman bali.tribunnews.com.

Menilik dari posisi klasemen, Bali United maupun Persita berada sangat dekat dan hanya terpisah satu poin. Serdadu Tridatu menduduki rangking ke-5 sedangkan Pendekar Cisadane ke-4.

Semoga saja saat keadaan sudah mulai membaik dan kondusif, sepak bola dapat kembali hidup. Tentu saja dengan peraturan dan penegakan regulasi yang jelas, agar tidak perlu ada lagi nyawa yang menjadi tumbal.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS