9 June 2022

TANTANGAN NADEO & IRFAN JAYA HADAPI CUACA DI KUWAIT, COACH TECO BAGIKAN PENGALAMANNYA

Timnas Indonesia mengawali babak Kualifikasi Piala Asia 2023 dengan manis usai berhasil mengalahkan Kuwait 2-1 pada Kamis dini hari (9/6) WITA.

Bermain di Stadion Jaber Al-Ahmad, Kuwait City skuad Garuda mendapatkan perlawanan ketat dari tim tuan rumah.

Anak asuh Shin Tae Yong tersebut bahkan harus tertinggal terlebih dahulu di menit 40 lewat gol Yousef Nasser.

Beruntung, timnas mampu membalikkan keadaan berkat gol dari duo Persib, Marc Klok menit 44 dari titik putih serta Rachmat Irianto menit ke-47.

Kemenangan ini pun harus diraih dengan susah payah, tidak hanya karena ketatnya perlawanan dari skuad Al-Azraq—julukan Timnas Kuwait, tetapi karena ekstremnya cuaca di negara penghasil minyak ini.

Melansir prakiraan cuaca oleh weather.com, suhu udara di Kuwait pada hari pertandingan mencapai 40 derajat pada siang hari dan mulai menurun menjadi 25-32 derajat seusai matahari tenggelam.

Meskipun bermain pukul 00:15 WITA atau petang pukul 19:15 waktu Kuwait, hawa panas tetap terasa membakar tubuh Nadeo dan kolega.

Laga pun harus dijeda water break setiap babak agar para pemain dapat terhidrasi serta membasahi badan untuk mengurangi hawa panas yang terasa menyelimuti sekujur tubuh.

Kendati demikian, skuad Garuda menolak menyerah pada keadaan dan berhasil menaklukkan rintangan tersebut.

Timnas Indonesia sukses mengamankan tiga poin perdana dan kali pertama mengalahkan Kuwait selepas 42 tahun selalu gagal meraih kemenangan.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun turut memberikan apresiasi kepada skuad Garuda yang tetap berjuang di bawah teriknya cuaca Kuwait.

"Papa saya dulu pernah melatih di Kuwait sekitar 8 tahun. Lalu saya pernah juga melatih di Arab sana. Kadang-kadang cuaca di sana juga sangat panas sekali, dan latihan harus dilakukan malam hari," jelas Coach Teco.

Pelatih asal Brasil ini sendiri memiliki pengalaman yang sama dengan anak asuhnya, Nadeo dan Irfan Jaya di timnas yang harus tetap beraktivitas di bawah hawa panas ekstrem.

Sebab, pada tahun 2001, eks pelatih Persija Jakarta ini sempat menjadi pelatih kebugaran klub asal Bahrain, Al-Najma selama satu musim.

Selepas laga ini, Nadeo dan Irja masih harus berjuang bersama Timnas Indonesia untuk menghadapi Yordania pada 12 Juni dan Nepal pada 15 Juni.

Semangat membela Garuda di dada, Nadeo & Irfan Jaya!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS