21 October 2022

TERNYATA! KITMAN TIMNAS INDONESIA ADALAH SOSOK DIBALIK YANG MEMPERTEMUKAN DUA KITMAN BALI UNITED

Punakawan Serdadu Tridatu yang melayani segala kebutuhan tim pelatih dan pemain dari tim Bali United ternyata ada yang berjasa mempertemukan I Wayan Suarjana (Ruet) dan Suhartono (Tole) menjadi bagian dari Bali United hingga saat ini.

Ruet sebelum bergabung dengan Bali United sempat menjajal beberapa tim sebagai seorang Kitman di beberapa klub lokal Bali. Mulai dari tim Perseden Denpasar, Pra Pon Bali hingga Bali Devata. Secara spesial, nama terakhir itu adalah perjumpaan Ruet dengan beberapa pemain yang cukup terkenal di Liga Indonesia, Raphael Maitimo dan juga striker Bali United saat ini, Ilija Spasojevic.

Barulah pada akhir tahun 2014, Ruet mencoba peruntungan dengan bergabung dengan tim baru yang dibentuk di pulau dewata untuk mentas secara nasional, yaitu Bali United.

“Saat itu ada seleksi pemain di lapangan banteng dan saya mencoba melihat proses seleksi tersebut. Pada waktu itu, yang menjadi Kitman hanya ada satu orang, yaitu Muhni (kini menjadi Kitman di Timnas Indonesia). Saya coba menanyakan apakah perlu tambahan orang untuk bantu tim dan memang lagi butuh orang untuk membantu tim Bali United saat itu. Jelang beberapa hari kemudian almarhum Coach Sony Kawiarda dihubungi Coach Eko Purdjianto juga membutuhkan tambahan Kitman yang berasal dari Bali. Nomor HP saya diberikan ke Coach Eko dan beberapa hari kemudian dipanggil dan mulai saya mengikuti tim Bali United,” cerita Ruet.

Bersama Muhni saat itu, Ruet dan Muhni mulai mempersiapkan segala kebutuhan pemain di awal pembentukan tim di pulau dewata. Latihan perdana yang diikuti Ruet berlangsung di lapangan futsal yang ada di Denpasar dikarenakan pada waktu itu kondisi hujan.

Ruet dan Muhni juga saling bertukar pikiran dan pengalaman sebagai seorang Kitman yang menjadi punakawan para penggawa Serdadu Tridatu di angkatan pertama. Hingga pada akhirnya, Muhni mencoba peruntungan dengan membantu Timnas Indonesia, satu kursi kitman Bali United pun kosong.

Tanpa menunggu waktu lama, Muhni bergerak cepat dengan menawarkan kepada Tole, teman bermain bolanya di Jakarta. Tole pada waktu itu adalah pekerja kantoran di salah satu perusahaan besar di Jakarta. Karena kecintaanya terhadap dunia kulit bundar, Tole menerima tawaran tersebut tanpa berpikir panjang meskipun harus merantau ke pulau dewata meninggalkan keluarga.

“Waktu itu awal tahun 2015 saya dihubungi mas Muhni, teman main bola di Jakarta. Tanpa berpikir panjang, saya langsung mengambil tawaran tersebut. Bersyukur dan bangga saja masih bisa diberikan kepercayaan hingga saat ini bersama Bali United,” imbuh Tole dengan bangga.  

Peran Muhni, mantan kitman Bali United menjadi saksi awal yang mempertemukan dua punakawan Bali United. Kini Muhni sukses bersama Timnas Indonesia di berbagai ajang Internasional dari berbagai kategori usia, sementara Ruet dan Tole adalah dua serangkai yang juga sukses menjadi pilar pelayanan bagi kesuksesan Serdadu Tridatu merengkuh dua musim trofi Liga 1 di Indonesia.

Peran punakawan sebagai Kitman ini memang tidak memerlukan pendidikan tinggi, namun tidak juga merendahkan, karena faktor yang terpenting adalah kejujuran, kesetiaan, pelayanan dengan rendah hati menjadi kunci utama membantu sebuah tim untuk berkembang dan terus sukses.

Sehat selalu Ruet dan Tole!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS