2 July 2022

TERSINGKIR DARI PIALA AFC, INI FOKUS BALI UNITED JELANG MUSIM BARU LIGA INDONESIA

Bali United telah resmi tersingkir dari fase grup AFC Cup 2022. Tergabung dalam grup G bersama Kedah Darul Aman FC (Malaysia), Visakha FC (Kamboja), dan Kaya FC Iloilo (Filipina), Serdadu Tridatu harus puas duduk di peringkat ketiga klasemen akhir.

Torehan enam poin hasil dua kemenangan dan satu kekalahan tidak cukup membawa anak asuh Stefano Cugurra melaju dari fase grup. Adapun Kedah FC yang berhak lolos ke semifinal zona ASEAN berkat menjadi juara grup G.

Bali United membuka kiprahnya di AFC Cup musim ini dengan sangat baik. Menghadapi Kedah FC (24/6), Serdadu Tridatu sukses menang 2-0 atas wakil Malaysia tersebut. Berkat kemenangan itu, Fadil Sausu dan kolega sempat memuncaki klasemen sementara.

Petaka terjadi pada pertandingan kedua, di mana Bali United harus rela menelan kekalahan telak 2-5 dari Visakha FC (27/6). Hasil ini membuat peluang lolos Serdadu Tridatu semakin berat sehingga harus bergantung pada pertandingan lain di grup H dan I.

Memasuki laga terakhir (30/6), tim asal Pulau Dewata itu berhasil bangkit dan mengalahkan Kaya FC Iloilo dengan skor tipis 1-0. Namun sayang, kemenangan ini belum cukup membawa Bali United lolos dari fase grup.

Serdadu Tridatu harus merelakan tiket semifinal jatuh ke tangan skuad Sang Kenari –julukan Kedah FC– yang menjadi juara grup G usai menang telak 5-2 atas Visakha FC. Meskipun ketiga tim ini memiliki poin yang sama, tetapi Kedah FC berhak lolos berkat selisih gol yang lebih baik.

Hasil ini menjadi ketiga kalinya Bali United gagal lolos dari fase grup AFC Cup. Sebelumnya, pada tahun 2018 dan 2020, langkah Serdadu Tridatu juga harus terhenti usai hanya menjadi juru kunci grup.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun telah menyiapkan rencana untuk memperbaiki performa tim jelang dua agenda penting lainnya, yakni Liga 1 2022/2023 serta yang terbaru adalah Piala Indonesia. Tidak lupa, ia juga turut memberi ucapan selamat atas pencapaian Kedah FC.

“Selamat untuk Kedah. Tiga tim telah menyelesaikan pertandingan dengan poin yang sama. Grup G adalah grup yang kuat. Kami menang dalam dua pertandingan dan satu kali kalah. Sekarang kami harus memperbaiki tim untuk Liga 1 dan Piala Indonesia," jelas Coach Teco.

Bekal pengalaman serta pelajaran berharga selama berlaga di kompetisi kancah Asia, Bali United tentu akan lebih siap mengarungi musim baru Liga 1. Terlebih lagi dengan status sebagai juara bertahan akan semakin memotivasi Serdadu Tridatu untuk tampil lebih maksimal.

Semangat Bali United!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS