29 June 2022

TERSISA SATU LAGA AFC, KEHADIRAN SUPORTER MENJADI MOTIVASI UNTUK BALI UNITED

Suporter adalah aspek terpenting bagi sebuah klub sepak bola. Kehadiran serta dukungan dari ribuan pendukung setia tentu menjadi bahan bakar bagi tim untuk mengarungi kerasnya agenda kompetisi. Bahkan tidak jarang sorak sorai dari sisi tribun mampu menjadi faktor pembeda jalannya sebuah laga.

Melihat besarnya pengaruh suporter bagi klub, maka mereka dijuluki sebagai “Pemain Kedua Belas”. Julukan tersebut mengacu bahwa kehadiran pendukung tidak hanya sekadar pemanis belaka dalam sebuah pertandingan, tetapi sangat krusial untuk memberi energi terhadap perjuangan para pemain yang berlaga.

Bali United sangat beruntung memiliki basis pendukung setia yang selalu mendukung perjuangan Serdadu Tridatu. Ribuan Semeton –julukan suporter Bali United– selalu memenuhi bangku penonton setiap kali Fadil Sausu dan kolega bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Meski Bali United masih tergolong sebagai klub muda di liga Indonesia, tetapi para Semeton terkenal loyal dan militan saat memberi dukungan bukan hanya di partai kandang, tetapi juga saat tandang.

Salah satu potret loyalitas suporter setia Bali United terlihat di ajang AFC Cup 2022. Di mana para Semeton tampak begitu semangat dan antusias datang memenuhi Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Pada laga pembuka fase grup AFC Cup musim ini, sebanyak 9,832 penonton hadir secara langsung menyaksikan perjuangan Bali United menghadapi Kedah Darul Aman FC (24/6). Guyuran hujan deras dan dinginnya malam tidak surutkan semangat serta euforia para suporter.

Kemenangan 2-0 Serdadu Tridatu atas skuad Sang Kenari –julukan Kedah FC– pun menjadi kado manis pertama kalinya Semeton kembali ke stadion.

Memasuki laga kedua grup G menghadapi Visakha FC (27/6), terjadi penurunan jumlah penonton menjadi 5,669 orang. Hal tersebut terjadi karena pertandingan ini digelar pada hari Senin pukul 17:00 WITA, yang merupakan jam pulang kerja.

Meski tidak sebanyak laga sebelumnya, tetapi para suporter tetap bersemangat mendukung Bali United melawan skuad Blue Horse –julukan Visakha FC. Walaupun berakhir mengecewakan karena Serdadu Tridatu kalah telak dengan skor akhir 2-5 dari Visakha FC , tetapi Semeton tetap memberi dukungan penuh.

Nyanyian penyemangat terdengar selama 90 menit tanpa henti mengiringi upaya Privat Mbarga dan kolega bangkit mengejar ketinggalan. Baik para pemain maupun suporter berjuang bersama untuk membalikkan keadaan. Namun sayang, hasil akhir berkata lain. Kekalahan tidak dapat dihindarkan.

Meskipun berakhir mengecewakan, tetapi ribuan suporter tetap mengapresiasi kerja keras skuad Serdadu Tridatu. Para pemain dan Semeton bersama-sama melantunkan anthem Rasa Bangga di akhir laga.

Di bawah cahaya malam dan berselimut kesedihan, seisi stadion berusaha saling menguatkan serta menegakkan kepala menatap pertandingan selanjutnya. Walaupun terasa berat, tetapi peluang melaju ke semifinal zona ASEAN itu masih ada.

"Saya respek dengan suporter karena mereka selalu hadir mendukung tim Bali United. Saat tim berhasil menang tentu suporter akan senang, begitu juga saat tim harus kalah, suporter akan sedih. Itulah sepak bola kadang bisa menang dan kadang juga bisa kalah. Terpenting saat ini fokus utama adalah meraih kemenangan di laga terakhir Piala AFC ini," jelas pelatih kepala Bali United, Stefano Cugurra.

Laga terakhir fase grup AFC Cup 2022 melawan Kaya FC Iloilo (30/6) menjadi pertarungan krusial. Tentu saja kehadiran dan dukungan penuh Semeton sangat dibutuhkan oleh Bali United untuk kembali bangkit.

Terima kasih Semeton untuk selalu setia mendukung kami! Mari bekerja bersama tuntaskan perjuangan dengan kemenangan!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS