17 June 2022

TIMNAS PUTRI TIMOR LESTE JAJAL FASILITAS TRAINING CENTER, SINYAL LAPANGAN PANTAI PURNAMA MULAI GO ABROAD?

Fasilitas training center milik Bali United di kawasan Pantai Purnama saat ini memang masih dalam tahap pengerjaan.

Sejumlah alat berat dan pekerja juga masih hilir mudik menggarap proyek yang kelak akan menjadi pusat latihan maupun operasional skuad Serdadu Tridatu ini.

Meskipun masih dalam proses pembangunan, tetapi saat ini terdapat dua lapangan hijau yang sudah dapat digunakan.

Tim Bali United Youth kategori U-18 menjadi tim pertama yang merasakan kualitas rumput Training Center ini pada 10 April lalu untuk mempersiapkan diri berlaga dalam turnamen International Youth Championship (IYC) 2021 di Jakarta.

Setelah itu, skuad Serdadu Tridatu Muda baik U-18 maupun U-16 rutin berlatih serta melakukan uji tanding di kawasan Pantai Purnama, Gianyar ini.

Namun, kemarin (16/6) sore, terdapat pemandangan berbeda di kawasan yang telah dibangun sejak tahun 2020 lalu ini.

Jika biasanya pemain muda Serdadu Tridatu yang menggunakan lapangan hijau, tetapi kali ini justru tim lain, yakni Timnas Putri Timor Leste.

Skuad The Rising Sun –julukan Timor Leste- yang tengah menjalani pemusatan latihan di Bali sejak 6 Juni untuk ajang AFF Wanita ini memanfaatkan fasilitas training center milik Bali United.

Laga persahabatan melawan Bali United Women pun digelar kemarin sore (16/6) untuk mengukur kemampuan para pemain Timor Leste.

Pelatih Timnas Putri Timor Leste, Minyoung Lee menuturkan alasan memboyong anak asuhnya ke Pulau Dewata.

Kedekatan jarak antara Timor Leste dan Bali yang hanya menghabiskan waktu dua jam penerbangan adalah faktor pendukung melakukan program latihan di Pulau Dewata ini selain karena kurangnya fasilitas di negara yang berbatasan langsung dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

“Alasan yang pertama karena Timor Leste dengan Bali jaraknya dekat dan ada penerbangan menuju ke sini (Bali). Kemudian, lapangan di Timor Leste kurang baik sehingga kami memilih pemusatan latihan di sini (Bali),” jelas Coach Lee seusai laga uji coba.

Perempuan asal Korea Selatan ini juga menyampaikan rasa puas dengan kualitas rumput yang dimiliki oleh Training Center ini.

Pemilihan jenis rumput yang sesuai standar FIFA membuat aliran bola serta pergerakan pemain menjadi lebih maksimal.

Selain itu, lokasi lapangan yang berada tepat di bibir pantai menurutnya sangatlah indah. Ditambah lagi dengan kondisi fasilitas training center yang jauh dari keramaian semakin membuat pemain lebih fokus berlatih.

Pelatih yang pernah memimpin tim putra Timor Leste ini berharap agar proses pembangunan training center dapat segera rampung sehingga seluruh sarana dan prasarana penunjang bisa tersedia.

“Kualitas rumput di sini sangat baik. Secara visual, pemandangan di sini begitu bagus, selain itu para pemain juga menjadi lebih fokus saat berlatih karena jauh dari keramaian. Namun, akan lebih baik jika dilengkapi dengan toilet, ruang ganti, serta bench pemain,” ujar Coach Lee.

Timnas Timor Leste sendiri menjadi tim asal luar negeri pertama yang menjajal fasilitas training center seluas 27 hektar ini.

Ini sekaligus mengindikasikan bahwa nantinya seluruh lapangan yang terdapat di sana tidak hanya digunakan oleh internal tim Serdadu Tridatu saja. Namun, juga dapat dipakai oleh tim manapun yang ingin menyewa.

Perwakilan manajemen Bali United, Richie Kurniawan membenarkan hal tersebut. Dengan sejumlah lapangan berstandar FIFA, ditambah lagi dengan pemandangan yang memukau, maka fasilitas training center ini sangat cocok untuk berbagai tim yang ingin mendapat suasana baru dikala menjalani program latihan.

Namun, untuk saat ini pihak manajemen masih mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang lainnya untuk semakin meningkatkan kenyamanan serta agar sesuai standar internasional.

“Salah satu tujuan mengapa ada banyak lapangan di kawasan Training Center Pantai Purnama ini karena dalam jangka panjang, lapangan-lapangan itu tidak hanya digunakan oleh Bali United saja. Namun, dapat juga disewakan untuk klub lain, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang ingin melakukan pemusatan latihan dengan suasana baru di Bali. Bahkan Timnas Indonesia maupun negara lain juga bisa. Maka dari itu, kami akan mempersiapkan semuanya agar sesuai dengan standar internasional,” jelas Richie.

Laga persahabatan antara skuad The Rising Sun menghadapi Srikandi Tridatu ini sendiri menjadi langkah awal yang baik untuk mengenalkan kualitas yang dimiliki training center di kawasan Pantai Purnama ini ke dunia internasional.

Selain itu, fasilitas training center ini juga dapat menjadi salah satu ikon sport tourism bagi Pulau Dewata di masa mendatang.

Timnas Timor Leste sendiri memenangkan pertandingan ini atas Bali United Women.

Semoga pembangunan training center ini dapat segera selesai!

 

 

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS