20 July 2022

BALI UNITED SUKSES GELAR HARI PERTAMA SELEKSI “THE NEXT GEN BALI”

Bali United telah sukses melaksanakan program seleksi pemain muda hari pertama bertajuk "The Next Gen Bali" pada hari Rabu (20/7) ini.

Bertempat di lapangan Training Center milik Serdadu Tridatu, ratusan talenta belia dari seluruh Indonesia saling beradu kemampuan.

Program seleksi yang berjumlah 970 peserta hari ini dilakukan untuk menjaring sebanyak 340 peserta lanjutan berdasarkan kelompok usia U-16 dan U-18. Sedangkan untuk kategori U-14 masih baru akan mengalami perampingan skuad pada hari Kamis (21/7) besok.

Beragam ujian harus dilewati para pemain, mulai dari empat kemampuan dasar dan tri momen sepak bola.

Para peserta sudah nampak memadati meja registrasi sejak pukul 06.00 WITA untuk melakukan pendaftaran ulang. Bakat muda yang terbagi dari tiga kelompok usia mulai dari U-14, U-16, dan U-18 terlihat mengantre dengan tertib menanti giliran namanya dipanggil.

Selepas melakukan verifikasi ulang, para peserta langsung menjalani pertandingan 11 melawan 11 sesuai kategori usianya. Dari laga inilah para pelatih yakni Coach Pasek Wijaya, Coach Sandhika Pratama, dan Coach Dede memantau langsung kemampuan individu setiap pemain.

"The Next Gen Bali telah resmi dibuka dan akan menjadi program rutin tahunan Bali United untuk mencari talenta-talenta pesepak bola berbakat di Indonesia. Ada tiga kategori usia dalam seleksi kali ini, U-14, U-16, dan U-18. Seleksi ini sendiri akan berlangsung selama tiga hari," ujar Richie Kurniawan manajer tim Bali United Youth.

Teriknya matahari yang membakar kulit tidak menghalangi mimpi mereka bergabung menjadi generasi baru Bali United. Seluruh pemain berusaha menunjukkan kemampuan olah bola yang terbaik untuk memikat hati para pelatih.

Bakat-bakat muda ini tidak hanya berjuang untuk menaklukkan pemain lainnya, tetapi juga rela menempuh perjalanan jauh demi bisa mengikuti seleksi. Sebab, para peserta itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Batam hingga daerah timur Nusantara.

"Yang membuat saya tersentuh setelah berbicara dengan para orang tua pendamping, ternyata ada banyak pengorbanan yang luar biasa. Ada yang naik bus berjam-jam dari daerah asalnya, ada yang dengan dana terbatas harus menjual hartanya agar anaknya bisa mengikuti seleksi," ungkap Coach Sandhika Pratama.

Itu menjadi bukti nyata bahwa mereka semua berjuang untuk mendapat kesempatan menjadi pemain Bali United. Namun, perjuangan mereka masih terbilang panjang, sebab ini para pemain yang dinyatakan lolos hari ini masih harus kembali bertarung pada 21 dan 22 Juli.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS