10 June 2022

FOKUS KE PEMBIBITAN, PULUHAN RIBU BIBIT TANAMAN PERCANTIK KAWASAN TRAINING GROUND BALI UNITED

Kawasan training ground milik Bali United di Pantai Purnama yang saat ini masih dalam tahap pembangunan kini tampak semakin cantik.

Area seluas 6 sampai 7 hektar yang ada di kawasan training ground ini digunakan sebagai tempat bibit-bibit tumbuhan ditanam.

Dari beragam bibit tersebut, rata-rata yang tanam merupakan jenis tanaman hias, seperti pohon pisang, ragam jenis tanaman ketapang, kuping gajah, dan masih banyak lagi.

Sugihya Artha Dwipayani, S.T., M.T. selaku Owner Representative & Project Manager proyek training ground Bali United ini menjelaskan ragam jenis tanaman yang tengah ditanam.

“Kebanyakan adalah jenis tanaman hias, seperti pohon pisang, ketapang biola, ketapang kencana, ketapang laut, dendron, kuping gajah, miana, kaktus, palm sadeng, palm braksok, kamboja, kelapa, keladi variegata dan hias, dan jati. Kami juga menanam rumput jenis Zoysia matrella dan masih banyak lagi,” jelas perempuan yang akrab disapa Ana ini.

Tujuan utama dari penanaman ragam jenis tanaman ini adalah untuk semakin mempercantik kawasan Pantai Purnama.

Dengan suguhan pemandangan laut lepas dan hamparan rumput hijau, beragam warna dari tumbuhan hias tersebut tentu akan semakin memanjakan mata setiap pemain maupun ofisial yang beraktivitas di sana kelak.

Selain itu, dengan adanya tanaman tentu akan memberikan efek rindang di kawasan training ground yang saat ini sangatlah panas.

“Pertama, secara global untuk mengindahkan Pantai Purnama yang tandus karena abrasi dan juga untuk menjadikan training centre ini jadi tempat yang indah dipandang dan adem. Karena, sudah bukan rahasia lagi kalau suhu dan terik matahari di Purnama sangat amat terik,” terang Ana.

Ana turut menjelaskan kriteria pemilihan tanaman yang ditanam di area training ground ini.

Mengingat teriknya matahari dan panasnya cuaca di kawasan Pantai Purnama, maka kriteria utama tanaman yang ditanam haruslah yang memiliki ketahanan terhadap hawa panas.

“Kriteria tanaman di Purnama yang terpenting adalah kuat terhadap panas. Sedangkan untuk tanaman yang ditanam di dekat garis pantai, sedang kami lakukan uji coba jenis tanaman apa sajakah yang kuat untuk tumbuh di sana. Sementara ini kamboja sangat kuat ditanam di lahan mengikuti garis pantai,” ungkap Ana.

Untuk dapat tumbuh secara optimal, beragam tanaman tersebut tentu memerlukan waktu untuk berproses dari bibit hingga menjadi tumbuhan.

Estimasi waktu tumbuh menurut Ana adalah minimal 5 hingga 6 bulan, tergantung jenis tumbuhan tersebut.

“Berbagai jenis tanaman memiliki durasi pertumbuhan yang berbeda-beda, untuk rumput diperlukan minimal 5-6 bulan untuk rapat. Sedangkan untuk tanaman hias seperti kelapa yang kami tanam dari biji, diperlukan waktu bertahun-tahun karena semua yang kami tanam merupakan bibit bahkan biji. Sehingga durasi pertumbuhan memerlukan waktu tetapi bisa dipastikan bahwa tanaman yang berhasil tumbuh akan tumbuh dengan baik. Itu berarti tanaman tersebut sudah beradaptasi dengan suhu di Purnama,” tutup Ana.

Penanaman beragam bibit tanaman ini selain untuk mempercantik dan memperindang kawasan training ground, tetapi juga memiliki makna filosofis.

Bahwa Bali United adalah klub yang memperhatikan dan mengutamakan proses pembibitan para pemain mulai dari level terbawah, yakni lewat akademi Bali United Youth.

Sama seperti bibit tanaman yang perlu proses untuk tumbuh cantik, begitu pula para pemain. Perlu ada proses pembinaan agar bisa menumbuhkan pemain-pemain berkualitas.

 

 

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS