15 November 2022

INILAH IDOLA PEMAIN BALI UNITED, MULAI LEGENDA REAL MADRID HINGGA MANTAN KAPTEN CHELSEA YANG BARU BERKUNJUNG KE INDONESIA

Setiap anak di berbagai belahan dunia yang menggemari sepak bola pasti memiliki idolanya masing-masing. Di setiap era perjalanan si kulit bulat tentu terdapat sosok pesepak bola yang akan dipuja dan digilai.

Sebut saja legenda sepak bola era 1980-an, Maradona, Zinedine Zidane era 1990-an, hingga duo mega bintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di era 2000-an.

Tentu saja, ada berbagai alasan di balik kekaguman seorang bocah kepada pesepak bola pujaannya.

Biasanya, berangkat dari hal tersebut, sang anak akan mengimitasi gaya bermain, rambut, memasang poster, hingga bermimpi menjadi sama seperti idolanya tersebut.

Para pemain bintang di era saat ini pun demikian. Sebelum tenar dan merasakan kesuksesan di lapangan hijau, mereka memulainya dari mimpi kecil mengikuti idolanya masing-masing.

Beberapa pemain terkenal juga memiliki pesepak bola pujaannya. Sebagai contoh, Luis Suarez yang mengagumi sosok Gabriel Batistuta yang sama-sama berposisi sebagai striker.

Tidak hanya itu, bahkan Lionel Messi yang begitu dipuja oleh pecinta sepak bola dari seluruh penjuru dunia juga memiliki idola sendiri. Si Kutu –julukan Messi– mengidolai eks gelandang Timnas Argentina, Pablo Airmar yang sama-sama memiliki skill ciamik dan teknik brilian.

Ternyata, hal serupa juga terjadi kepada penggawa Bali United. Bahkan ada yang sampai rela mengubah posisi bermainnya demi mengikuti jejak sang idola.

Berikut ini adalah daftar para penggawa Serdadu Tridatu yang menggemari pesepak bola top dunia:

1. Ricky Fajrin - César Azpilicueta

Sama-sama berposisi sebagai bek sayap, pemain andalan Bali United, Ricky Fajrin mengaku bahwa amunisi Chelsea, César Azpilicueta adalah role modelnya. Gaya permainan kapten The Blues –julukan Chelsea– yang solid dalam bertahan dan lihai menyerang menginspirasinya.

Tidak hanya itu, kedua pemain itu pun sama-sama memiliki rasa kesetiaan dengan klub yang dibelanya. Di mana Fajrin merupakan angkatan pertama penggawa Bali United yang tetap bermain sampai saat ini.

Dari total tujuh musim berseragam Serdadu Tridatu, pemilik nomor punggung 24 itu telah mempersembahkan dua trofi juara Liga 1 tahun 2019 dan musim 2021/2022.

Sementara itu Azpilicueta telah melakoni 493 laga dengan torehan 17 gol dan 56 umpan berbuah gol sejak kedatangannya dari Marseille tahun 2012 silam.

2. Ilija Spasojevic - Zlatan Ibrahimovic & Francesco Totti

Striker tajam Ilija Spasojevic ternyata juga memiliki pemain idola yang menginspirasinya meniti karier sebagai pesepak bola profesional. Sama-sama berposisi sebagai juru gedor, dirinya mengaku mengagumi sosok Zlatan Ibrahimovic dan Francesco Totti.

Spasojevic yang tumbuh dan besar di era kejayaan liga Italia membuat dirinya mengidolai legenda AS Roma, Totti. Cara bermain serta kesetiaan pemain berjuluk Pangeran Roma tersebut terhadap Il Giallorossi –julukan AS Roma– membuatnya kagum.

Sementara itu, perjuangan hidup Zlatan Ibrahimovic yang berasal dari keluarga miskin korban perang Yugoslavia hingga menjadi striker yang disegani di dunia menginspirasi Spasojevic.

"Saya sangat terinspirasi dengan cerita hidup dari Zlatan Ibrahimovic. Awalnya dia berasal dari keluarga yang miskin dan ayahnya juga menderita gangguan mental setelah perang di Yugoslavia dulu. Dengan kondisi seperti itu, dia tetap memiliki determinasi yang tinggi dan akhirnya bisa menjadi salah satu pemain terbaik di dunia," ungkap Spaso.

3. Komang Tri Arta - John Terry

Sebelum menjadi bek tengah, ternyata Komang Tri Arta sempat mencicipi posisi bermain sebagai gelandang. Namun, hal tersebut berubah ketika dirinya duduk di bangku sekolah menengah atas.

Perubahan posisi bermain tersebut tidak lepas dari campur tangan pelatih tim sepak bola SMAN 1 Kuta Selatan dan pemain idolanya, John Terry.

Sebagaimana diketahui. Terry merupakan sosok bek tengah legendaris milik Chelsea. Saat aktif bermain, pemilik nomor punggung 26 tersebut terkenal tangguh mengawal jantung pertahanan The Blues dan juga Timnas Inggris.

Selain itu, pemain yang sempat mengunjungi Indonesia dengan Alessandro Nesta pada Sabtu (12/11) lalu juga memiliki aura kepemimpinan yang baik.

4. Muhammad Ridho - Gianluigi Buffon & Peter Schmeichel

Kiper anyar yang didatangkan dari Madura United pada awal musim 2022/2023, Muhammad Ridho juga memiliki panutan dalam bertugas di bawah mistar gawang. Dua nama penjaga gawang legendaris Gianluigi Buffon dan Peter Schmeichel adalah idolanya.

Pengaruh hobi masa kecilnya yang kerap menyaksikan pertandingan sepak bola menjadi alasan dirinya mengidolai kiper asal Italia dan Denmark tersebut.

5. Kadek Agung Widnyana Putra - Xavi Hernandez & Andres Iniesta

Gelandang muda berbakat Kadek Agung memiliki role model yang tepat di posisi bermainnya saat ini. Dua legenda Barcelona dan Timnas Spanyol Xavi Hernandez dan Andres Iniesta adalah nama pemain idolanya.

Skill di atas rata-rata, visi bermain, kemampuan membagi bola, serta aura kepemimpinan yang dimiliki oleh Xavi dan Iniesta membuat seorang Kadek Agung menaruh perhatian lebih terhadap keduanya. Mereka pun turut serta mengantarkan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 dan Barcelona merengkuh treble winners pada tahun 2015 lalu.

6. Fadil - Guti Hernandez

Sang Kapten Bali United, Fadil sebelum menjadi gelandang tengah juga sempat bermain sebagai seorang bek kiri karena kelebihannya pada kaki kirinya. Posisinya pun berubah saat dilatih oleh Coach Indra Sjafri di awal tim Bali United berdiri dengan menaruhnya pada posisi gelandang tengah. 

Ternyata posisi ini berhasil dan mengingatkan dirinya pada tokoh idola lapangan hijau yang menjadi inspirasinya dalam bermain. Termasuk juga penggunaan nomor punggung yang identik dengan dirinya yaitu nomor 14. 

Sosok idola tersebut adalah mantan pemain Real Madrid, Guti Hernandez. Gaya bermain dengan kekuatan kaki kiri dan memakai nomor punggung 14 menjadi salah satu dasar konsistensi Fadil mengisi lini tengah Serdadu Tridatu dengan cukup mumpuni. 

"Saya mengidolakan mantan pemain Real Madrid, Guti Hernandez, karena gaya permainannya seperti saya di lapangan. Dia juga memiliki kekuatan di kaki kiri seperti saya," kata Fadil

7. Lerby Eliandry - Cristiano Ronaldo 

Seluruh pecinta sepak bola Indonesia tentu tidak asing dengan nama Cristiano Ronaldo. Pemain Manchester United ini memang menjadi idola lapangan hijau yang sudah mendunia.

Mantan rekan eks Bali United, Paulo Sergio saat berseragam klub Portugal, Sporting Lisbon ini ternyata menjadi role model dari striker Bali United saat ini, Lerby Eliandry. 

Kapten Timnas Portugal di ajang Piala Dunia 2022 Qatar ini adalah pemegang 5x Baloon D'Or dan 5x Champions League dengan segudang prestasi lainnya. Ia juga menjadi pemain yang bermain di berbagai kompetisi mulai dari Portugal, Inggris, Spanyol, dan Italia. 

Wajar, sebagai pemain yang memiliki posisi serupa, Lerby ingin memiliki keinginan yang sama dengan sosok Cristiano Ronaldo yakni kesuksesan dan prestasi. Bahkan, anak pertamanya pun diberi nama Cristiano Yasha Eliandry. 

Kehadiran pemain idola memang tidak dapat dipungkiri dapat menjadi penyemangat lebih bagi siapapun untuk menggapai mimpi. Bukan hanya di dunia sepak bola, tetapi juga di bidang lain.

Maka dari itu, jangan sampai salah mengagumi seseorang dan mencintai sewajarnya saja. Selebihnya tetap berdoa dan berusaha keras untuk menggapai mimpi.

Karena sejatinya jalan seseorang untuk menggapai mimpi berbeda-beda.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS