11 October 2022

LIGA 1 BELUM KEMBALI DIMULAI, HAUDI ABDILLAH AKUI ADA FAKTOR YANG DIPENGARUHI!

Skuad Bali United kembali menjalani latihan hari Selasa (11/10) ini usai mendapatkan waktu libur sejak hari Sabtu (8/10) lalu. Program latihan yang diberikan oleh tim pelatih adalah mengarah pada kebugaran fisik usai diliburkan.

Seluruh skuad Serdadu Tridatu menikmati setiap materi yang diberikan oleh tim pelatih. Meskipun kejelasan kembalinya Liga 1 belum bisa dipastikan, namun asuhan Stefano Cugurra ini tetap melakoni latihan guna menjaga kebugaran skuadnya.

Termasuk pemain belakang asal Semarang, Haudi Abdillah. Ia menjadi pemain yang menikmati program dari pelatih fisik.

Haudi mengakui dengan dihentikannya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia berpengaruh terhadap mental para atlet. Kendati demikian, pemilik nomor punggung 5 ini tetap yakin dan berharap melalui tragedi duka ini menjadi awal yang baik untuk sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.

“Secara mental memang berpengaruh karena sebagai pemain kita butuh pertandingan namun kita tetap berpikir positif dan yakin sepak bola Indonesia akan lebih baik lagi,” ujar Haudi Abdillah.

Tragedi Kanjuruhan memang membawa kedukaan bagi sepak bola Indonesia. Namun, dibalik perisitiwa duka, seluruh elemen suporter gaungkan perdamaian untuk bersatu sebagai pendukung yang bijaksana di lapangan hijau.

Seperti yang diketahui, Haudi sebelum berseragam Serdadu Tridatu adalah kapten dari PSIS Semarang. Ia juga turut membawa Laskar Mahesa Jenar promosi dari Liga 2 ke Liga 1 tahun 2017 silam.

Perdamaian suporter yang pertama kali digaungkan oleh para pendukung di dataran Mataram (PSS, PSIM, Persis), membuat Haudi yang paham kultur sepak bola di daerah Jawa Tengah ini memberikan apresiasi yang mendalam.

"Alhamdullilah, suatu hal yang positif dan semoga menjadi awal yang baik untuk sepak bola kedepannya. Dengan adanya perdamaian antar suporter, maka sepak bola Indonesia akan memberikan hal positif dan baik," jelas Haudi Abdillah.

Sejauh ini kejelasan kembalinya kompetisi sepak bola masih menunggu kabar dari federasi dan pemerintah Indonesia. Terdekat, Presiden FIFA aka melakukan kunjungan ke Indonesia sebelum memutuskan langkah selanjutnya terhadap nasib sepak bola Indonesia.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS