23 June 2022

LUPAKAN KOMPETISI ASIA EDISI SEBELUMNYA, COACH TECO OPTIMIS TATAP AFC CUP 2022

Bali United menjadi salah satu klub yang konsisten mewakili Indonesia di ajang AFC Cup. Tercatat sudah tiga kali Serdadu Tridatu berpartisipasi di kompetisi antarklub Asia ini.

Klub asal Pulau Dewata ini memulai kiprahnya di AFC Cup pada tahun 2018, kemudian tahun 2020, dan kini 2022.

Perjalanan Bali United mengarungi kompetisi ini terbilang tidak mudah. Sebab, dari dua edisi AFC Cup, Serdadu Tridatu menorehkan hasil negatif.

Fadil Sausu dan kolega ini selalu gagal menembus fase grup dan berakhir menjadi juru kunci.

Pada musim pertamanya di pentas Asia ini, Serdadu Tridatu tergabung dalam Grup G bersama Yangon United (Myanmar), Global Cebu FC (Filipina), dan FLC Thanh Hoa (Vietnam).  Runner-up Liga 1 2017 ini hanya mampu mengoleksi lima poin dari enam laga, dengan rincian satu kali menang, dua kekalahan, dan tiga imbang.

Serdadu Tridatu yang saat itu masih ditangani oleh Widodo C. Putro sebagai pelatih kepala, gagal menembus fase grup.

Dua tahun berselang, Bali United kembali berlaga di ajang elit antarklub Asia ini. Menyandang status sebagai juara Liga 1 2019/2020, Serdadu Tridatu optimis menghadapi AFC Cup 2020.

Namun sayang, performa yang kurang baik ditambah pandemi Covid-19 membuat mimpi anak asuh Stefano Cugurra lolos fase grup harus kembali gugur.

Torehan tiga poin hasil satu kali kemenangan dan dua kekalahan membuat Bali United terbenam di dasar Grup G yang diisi oleh Quang Ninh FC (Vietnam), Svay Rieng FC (Kamboja), dan United City FC (Filipina).

Serdadu Tridatu pun tidak dapat berbicara banyak pada AFC Cup 2020 akibat sisa tiga pertandingan dihentikan akibat merebaknya virus Corona.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun mengomentari performa timnya selama berkompetisi di AFC Cup.

"Saya hanya bisa mengomentari saat di sini (Bali United) sebagai pelatih kepala. Sebab saya tidak di sini pada kompetisi sebelumnya. Kompetisi AFC Cup saat saya melatih dihentikan akibat Covid-19. Kami hanya bermain sebanyak tiga pertandingan. Setelah itu kami masih memiliki kesempatan bermain tiga pertandingan lagi. Kami juga seharusnya bermain dua laga di kandang dan satu tandang. Waktu itu kami memiliki kesempatan yang baik untuk lolos. Namun, tentu saja saya mengerti kondisi Covid-19 saat itu, sehingga kompetisi harus dihentikan. Tahun lalu (2020) sangat mengecewakan bagi Bali United, karena grup kami tidak memainkan pertandingan," jelas Coach Teco.

Bali United tentu harus melupakan rentetan hasil buruk di edisi sebelumnya. Kini, Serdadu Tridatu wajib fokus penuh menatap kesempatan ketiga berlaga di AFC Cup musim ini.

Pertandingan perdana pada fase Grup G menghadapi Kedah FC besok malam (24/6) menjadi awal yang baru bagi armada tempur Coach Teco bertarung di kancah Asia. Kemenangan tentu menjadi target yang harus dicapai.

Hasil tiga poin tentu akan sangat berarti bagi perjuangan Nadeo dan kolega. Sebab, selain mampu mengamankan posisi di papan klasemen, rasa kepercayaan diri serta mentalitas pemain menghadapi laga selanjutnya melawan Visakha FC (27/6) dan Kaya FC Iloilo (30/6) tentu akan meningkat.

Ayo semangat raih hasil positif, Serdadu Tridatu!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS