1 April 2022

MENANG TELAK ATAS PERSIK KEDIRI, BALI UNITED TUTUP MUSIM DENGAN MANIS

Bali United sukses menutup kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 degan kemenangan telak 3-1 atas Persik Kediri kemarin (31/3). Laga pekan ke-34 ini berlangsung dengan tensi cukup tinggi, sebab laga ini dihujani total 5 kartu kuning bagi Serdadu Tridatu sementara skuad Macan Putih harus menerima 5 kartu kuning ditambah 1 kartu merah. Tambahan tiga poin di laga ini membuat Serdadu Tridatu mengunci musim ini dengan torehan 75 poin hasil 23 menang, 6 kali seri, dan hanya menelan 5 kekalahan saja.

Hasil manis ini tentu semakin melengkapi seremoni penyerahan trofi juara Liga 1 musim ini kepada Bali United. Lebih spesialnya lagi, Serdadu Tridatu dapat mengakhiri musim dan mengangkat trofi di rumah sendiri, yakni di Stadion Kapten I Waya Dipta. Pelatih Bali United, Coach Stefano Cugurra pun merasa terobati rindunya setelah dapat menutup musim ini di rumah sendiri, ditambahlagi  gelar top skor yang diraih Spasojevic semakin melengkapi malam sempurna bagi Bali United musim ini.

“Kami sangat senang dapat menyelesaikan kompetisi di stadion kami, di Dipta. Sudah dua tahun lebih kami tidak bermain di Dipta ini dan saya melihat renovasi di stadion ini sangat bagus. Lalu kami sangat senang bisa menang melawan tim bagus, Persik Kediri dan bisa menyelesaikan kompetisi dengan kemenangan. Kami juga bisa menambah poin untuk membuat rekor poin terbanyak saat ini di Liga 1. Saya juga memberikan selamat kepada Spaso yang membantu tim musim ini dengan mencetak banyak gol dan sangat layak menjadi top skor Liga 1 musim ini,” ucap Coach Teco.

Sementara itu, datang pujian bagi skuad Serdadu Tridatu dari Persik Kediri. Melalui pelatihnya, Javier Roca menucapkan selamat atas gelar juara bagi Bali United.

“Kami ucapkan selamat kepada Bali United. Mereka bermain dengan bagus dan kami mencoba menjadi lawan yang tangguh tetapi kami belum mampu dan masih banyak membuat kesalahan. Namun bukan karena kesalahan yang terpaksa dilakukan akibat permainan Bali United, tetapi karena kesalahan sendiri. Kami sudah memprediksi titik kami diserang, tetapi malah dari titik sanalah kami diserang. Dengan kekalahan ini saya meminta maaf kepada suporter Persik Kediri. Kami sudah berusaha maksimal, tetapi dari level permainan kami masih kalah kelas,” ujar Coach Javier.

Selepas berhasil menjadi juara dan mencetak sejarah di Liga 1, Serdadu Tridatu menolak untuk berpuas diri. Bali United langsung akan mengalihkan fokus untuk unjuk gigi di kompetisi AFC Cup musim depan. Melenggang ke kompetisi AFC Cup sebagai juara Liga Indonesia, Coach Teco tentu ingin membuktikan lebih dan ingin melaju lebih jauh di kompetisi bergengsi ini. Pelatih asal Brasil ini juga berharap ada suntikan motivasi tambahan dari para suporter bagi Serdadu Tridatu.

“Kami sudah menunggu cukup lama untuk dapat bermain lagi di AFC Cup. Terakhir pertandingan harus terhenti saat kami baru memainkan tiga pertandingan. Kami sudah menunggu untuk kompetisi AFC musim ini. Kompetisi sangat bagus, saya telah memainkan tiga pertandingan bersama Bali United dan sudah pernah ke semifinal bersama Persija. Semoga dengan kami bermain di Bali bisa ada suporter yang hadir untuk membantu kami meraih hasil bagus dan harus lolos dari fase grup,” jelas Coach Teco.

Selamat atas malam yang sempurna Bali United!

 

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS