15 September 2022

PARTAI BALI UNITED VS PERSIS SOLO JADI SEMAKIN MENARIK, HAL INI PENYEBABNYA! 

Setiap pertandingan yang mempertemukan dua tim besar di sepak bola pastinya akan menarik banyak perhatian. Ada banyak faktor yang melatarbelakanginya, mulai dari sejarah rivalitas, posisi di klasemen, serta yang tidak ketinggalan adalah komposisi pemain.

Hal terakhir itu terkadang bisa menjadi bumbu pelengkap di balik tensi jalannya pertandingan. Dengan bekal pemain yang mumpuni, setiap klub selalu memiliki peluang besar untuk memberikan perlawanan atau bahkan memenangkan laga atas lawannya.

Tidak selamanya pemain yang masih bertahan dalam skuad yang mendapat atensi utama. Namun sebaliknya, terkadang perpindahan amunisi yang pernah terjadi antarkedua tim itu justru yang menarik perhatian.

Misalnya perpindahan pemain yang kerap terjadi antara dua klub besar dunia, yakni Real Madrid dan Barcelona. Di mana, ada banyak amunisi yang menyebrang dan pernah berseragam kedua tim tersebut.

Setiap kali menjelang El Clasico, perpindahan bintang macam Ronaldo Nazario, Luis Figo, hingga Samuel Eto’o selalu diperbincangkan.

Sama halnya dengan di liga Indonesia, di mana topik perpindahan pemain selalu menarik perhatian. Termasuk yang terjadi dengan Bali United dan Persis yang akan saling berjumpa pada pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023 hari Kamis (15/9) malam ini.

Dua klub juara ini memiliki daftar panjang transfer pemain yang apik. Pasalnya, ada sejumlah bintang yang pernah berseragam Serdadu Tridatu maupun Laskar Sambernyawa.

Terhitung ada delapan pemain yang membela Bali United dan Persis. Bahkan terdapat penggawa yang meraih dua gelar juara di dua kasta sekaligus dalam satu tahun bersama kedua klub ini.

Berikut ini adalah para pemain tersebut:

1) Abduh Lestaluhu

Berposisi sebagai bek kiri, Abduh Lestaluhu bergabung dengan skuad Bali United pada 7 Januari lalu dari Persis sebagai pemain pinjaman. Ia tidak sendirian, melainkan datang bersama rekan setimnya, Eky Taufik Febriyanto.

Pemain asal Ambon yang baru mengantarkan Laskar Sambernyawa menjuarai Liga 2 2021 langsung diboyong ke Bali untuk membantu Bali United mengarungi putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022.

Sepanjang membela Bali United, Abduh mencatatkan lima penampilan musim lalu. Ia pun turut menjadi bagian dari skuad yang mencetak sejarah dengan mengantarkan Serdadu Tridatu menjuarai Liga 1 dua kali beruntun.

2) Eky Taufik

Pemilik nama lengkap Eky Taufik Febrianto ini datang ke Bali United dengan status pinjaman bersama Abduh Lestaluhu musim lalu. Kapten Persis Solo ini juga mencatatkan prestasi gemilang dengan berhasil menjuarai BRI Liga 1 dan Liga 2 dalam satu tahun yang sama.

Selama membela Bali United, bek kanan ini tampil sebanyak tujuh laga, di mana dua di antaranya bermain penuh. Pertandingan melawan Persija (6/3) dan Arema FC (15/3) menjadi kesempatannya turun sebagai starter dan berlaga selama 90 menit.

3) Irfan Bachdim

Sebelum memperkuat Persis di ajang BRI Liga 1 musim ini, Irfan Bachdim pernah menjadi idola bagi suporter Bali United. Ia membela Serdadu Tridatu pada tahun 2017-2019 lalu.

Selama berseragam Bali United, Bachdim mencatatkan 81 penampilan dan mencetak 15 gol serta 12 assist di seluruh kompetisi. Kehadirannya bersama kompatriotnya asal Belanda yakni Nick van der Velden, Sylvano Comvalius, dan Stefano Lilipaly tentu akan sulit dilupakan oleh Semeton.

Keempat pemain yang dijuluki sebagai “The Dutch Connection” itu tampil begitu trengginas pada tahun 2018 lalu. Berkat kontribusi mereka, Bali United menjadi penantang serius gelar juara Liga 1 2018.

Sayang, kebersamaan Bachdim dengan Bali United harus berakhir pada awal tahun 2020 lalu. Pemilik satu gelar juara Liga 1 itu memutuskan untuk bergabung dengan PSS Sleman sebelum akhirnya berpindah tim ke Persis Solo.

4) Sutanto Tan

Sebelum malang melintang membela sejumlah klub dan kini berseragam Persis, Sutanto Tan pernah menjadi bagian dari Bali United. Ia menjadi penggawa Serdadu Tridatu pada tahun 2015 dan 2017 hingga 2019 lalu.

Pemain kelahiran Pekanbaru ini mencatatkan total 15 penampilan di seluruh kompetisi selama bermain untuk Bali United. Selepas itu, Sutanto bergabung dengan PSIM Yogyakarta, PSMS Medan, PSM Makassar, dan kini bersama Persis.

Bersama Laskar Sambernyawa, pemilik nomor punggung 22 itu telah turun dalam tujuh pertandingan di BRI Liga 1 2022/2023 dan tiga laga di Piala Presiden 2022.

5) Reuben Silitonga

Pemain yang kini bermain di tim Persikab Kabupaten Bandungn ini pernah memperkuat Bali United maupun Persis dalam kariernya. Selepas memperkuat banyak klub di Filipina, Reuben menjadikan skuad Laskar Sambernyawa sebagai tim Indonesia pertamanya pada tahun 2021 lalu.

Selepas itu, bek tengah ini dipinjamkan ke Bali United selama satu musim untuk ajang BRI Liga 1 2021/2022. Ia pun turut menjadi bagian skuad juara liga musim lalu.

6) Irfan Jauhari

Pemain asal Ngawi memulai karier sepak bola profesionalnya dari tim Bali United Youth. Dengan bakat besar yang dimilikinya, ia sukses dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam turnamen Elite Pro Academy (EPA) U-18 pada 2019 lalu saat memperkuat tim Bali United U-18.

Sayang, Irfan belum mendapatkan kesempatan lebih di tim senior Bali United. Sayap kanan ini pun memutuskan untuk pindah ke Persis pada tahun 2021 lalu.

Sebelas penampilan, masing-masing satu gol dan assist dicatatkan Irfan di Liga 2 untuk membantu Persis merengkuh gelar juara dan naik kasta ke Liga 1. Selepas itu, ia sempat bermain untuk Persija dan tampil sebanyak 15 kali dan mencetak 5 gol.

7) Gavin Kwan Adsit

Gavin Kwan menjadi salah satu pemain yang memutuskan untuk pindah dari Bali United awal musim ini. Selepas menuntaskan misinya membawa tim tanah kelahirannya ini menjuarai BRI Liga 1 2021/2022, ia berganti tim.

Persis menjadi pelabuhan pemain asal Sanur ini untuk melanjutkan karier musim ini. Gavin pun bereuni dengan kompatriotnya Eky Taufik dan Abduh Lestaluhu di skuad Laskar Sambernyawa.

Musim ini, pemilik nomor punggung 11 ini telah tampil sebanyak empat laga awal musim ini dan mencetak satu gol.

8) Arapenta Poerba

Bali United Youth menjadi tim yang mengorbitkan Arapenta menuju kancah sepak bola profesional setelah ditempa di tim SKO Ragunan pada tahun 2017 silam. Lima penampilan bersama tim senior Bali United di Liga 1 2019 membuatnya turut berkontribusi atas keberhasilan Serdadu Tridatu merengkuh trofi juara liga pertamanya.

Selepas itu, gelandang serang ini memutuskan untuk membela Persis pada tahun 2020 lalu. Ia pun kembali merasakan gelar juara usai mengantarkan Laskar Sambernyawa menjuarai Liga 2 dan berhak promosi ke Liga 1.

Musim ini, Arapenta telah tampil sebanyak tiga kali tepatnya saat melawan Persija (31/7), Persikabo 1973 (7/8), dan Madura United (23/8).

Persis Solo juga tidak hanya diperkuat oleh mantan pemain Bali United saja, tetapi juga oleh pelatih. Sebagai diketahui, posisi asisten pelatih Laskar Sambernyawa saat ini diisi oleh eks Serdadu Tridatu.

Adalah Coach Eko Purdjianto yang sempat menjadi bagian dari tim kepelatihan Bali United pada tahun 2016-2021. Ia pernah berkolaborasi dengan Indra Sjafri, Hans Peter Schaller, Widodo C. Putro, dan Stefano Cugurra dalam tim Serdadu Tridatu.

Eko Purdjianto pun mempersembahkan satu gelar juara Liga 1 2019 untuk Bali United.

"Kami pasti sangat menaruh respek dengan tim lawan yaitu Persis Solo karena mereka memiliki komposisi pemain yang berkualitas di lapangan. Beberapa pemain juga pernah berada di Bali United dan saat ini bersama Persis Solo. Pastinya pertandingan akan menarik dan kedua suporter juga akan hadir di Stadion Manahan. Semoga kedua suporter saling bantu dan mendukung tim yang bertanding," ungkap Coach Teco.  

Menarik dinantikan bagaimana jalannya laga Bali United melawan Persis hari Kamis (15/9) besok. Pertemuan deretan eks Serdadu Tridatu tersebut tentu akan semakin menyemarakkan partai besar ini.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS