16 August 2022

RIBUAN SUPORTER DI STADION KAPTEN I WAYAN DIPTA BERSATU BERSAMA SUGUHKAN KOREOGRAFI MENYAMBUT KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

Pertandingan pekan keempat BRI Liga 1 2022/2023 yang mempertemukan Bali United dengan Arema FC memang telah berakhir. Pada laga yang digelar pada hari Sabtu (13/8) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, sebuah kejutan tercipta.

Kejutan yang dimaksud adalah kekalahan yang harus didapatkan oleh Bali United dari sang tamu. Di mana, skuad Serdadu Tridatu tunduk dengan skor tipis 1-2 dari tim Singo Edan.

Sejatinya anak asuh Stefano Cugurra tampil lebih menguasai permainan di atas lapangan. Namun, pasukan Eduardo Almeida itu mampu mencuri keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-22 dan kemudian memastikan kemenangan usai menerima gol bunuh diri pada menit ke-85.

Sementara itu Bali United sempat memperkecil ketinggalan lewat gol yang dicetak oleh Privat Mbarga pada menit ke-28. Namun sayang, gol ini belum mampu membawa skuad Serdadu Tridatu membalikkan keadaan.

Meskipun Bali United harus menerima kekalahan, tetapi ada hal lain yang dapat mencuri perhatian dari laga ini, yakni suasana di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Di mana, sebanyak 13.754 penonton baik Semeton maupun Aremania yang memadati bangku tribun terlihat begitu saling respek dan menikmati jalannya pertandingan dengan rasa aman.

Suguhan apik pun tercipta pada saat peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Seluruh suporter yang hadir terutama yang berada di tribun sisi utara dan barat kompak melakukan aksi koreografi memukau untuk menyambut HUT Republik Indonesia yang ke-77 tahun pada 17 Agustus mendatang.

Ribuan suporter yang memadati tribun utara menyuguhkan koreografi berupa angka 77 yang melambangkan usia Republik Indonesia dan hati berwarna kuning dengan latar belakang merah dan putih. Sedangkan di sisi barat, para penonton mengibarkan sebuah bendera Merah Putih berukuran raksasa.

Tidak hanya itu, seisi stadion juga kompak satu suara bersama-sama menyanyikan beberapa lagu nasional. Salah satunya adalah “Indonesia Pusaka” yang bergema di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Hal tersebut tentu memberikan sebuah suguhan yang menarik sekaligus menunjukkan rasa patriotisme tinggi dalam diri seluruh suporter. Seluruh aksi koreografi ini sendiri dapat berjalan dengan lancar dan sekaligus memiliki makna yang mendalam.

“Kami di NSB (Northsideboys12) memiliki tim koreografi, jadi mereka mempunyai ide untuk membuat koreo tentang kemerdekaan. Kebetulan, pertandingan ini berdekatan juga dengan hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus. Jadi, background koreonya adalah merah dan putih. Ada juga gambar Pulau Bali yang di dalamnya terdapat suporter dan jalak. Kita semua tahu bahwa jalak adalah maskot dari Pulau Bali dan kami aplikasikan juga bagi Bali United. Di sana menggambarkan kebangkitan suporter di Pulau Bali sekaligus merayakan kemerdekaan Indonesia yang merupakan temanya,” ujar salah seorang anggota dari NSB12.

Lebih lanjut, walaupun para suporter khususnya Bali United terkenal sangat loyal dalam mendukung tim kebanggaannya, tetapi jangan sampai melupakan rasa nasionalisme dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Karena melalui hal tersebutlah rasa solidaritas serta respek terhadap pendukung tim lain akan terjalin, karena sejatinya semuanya adalah saudara.

“Bisa dikatakan lebih penting Indonesia ketimbang Bali United. Karena, nama Indonesia lebih besar. Kami juga mengaplikasikan dengan menyanyikan lagu nasional juga. Jadi, kami ingin menerapkan kepada teman-teman yang baru bahwa jangan pernah melupakan Indonesia,” imbuhnya.

Tidak hanya berhenti sebatas aksi koreo saja, tetapi pada saat peluit panjang berbunyi, baik Semeton maupun Aremania kembali menunjukkan rasa respek. Di mana, keduanya sama-sama saling memberikan kesempatan untuk mengapresiasi perjuangan tim kebanggaannya masing-masing.

Bahkan, ketika tradisi menyanyikan anthem “Rasa Bangga” dimulai, ribuan Aremania yang hadir turut bernyanyi serta menyalakan flash di ponsel mereka bersama para Semeton. Semuanya larut dalam rasa sukacita dan persaudaraan meskipun berbeda tim idola.

Luar biasa Semeton dan Aremania! Jaga terus tali persaudaraan!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS