29 July 2022

RUTIN BERLATIH BERSAMA, BAGAIMANA KOMPOSISI SKUAD BALI UNITED YOUTH U-18 JELANG ELITE PRO ACADEMY 2022?

Selepas melakukan seleksi dan menemukan pemain terbaik pada seleksi “The Next Gen Bali” pada Rabu (20/7) hingga Jumat (22/7) lalu, skuad Bali United Youth U-18 langsung tancap gas berlatih bersama. Sebanyak 30 nama yang dinyatakan lolos menjadi skuad Serdadu Tridatu Muda terlihat semangat menjalani menu latihan kemarin sore (28/7) di lapangan Training Center Bali United.

Meskipun tim ini baru terbentuk dan masih mengalami berbagai penyesuaian, tetapi para pemain terlihat sudah mulai menemukan koneksi satu sama lain. Di bawah komando Coach I Gde Mahatma Dharma, mereka melahap sejumlah menu latihan.

Mulai dari peregangan otot hingga sesi fun game, semuanya dilakoni para pemain muda ini dengan penuh semangat. Coach Dede sendiri menjelaskan bahwa anak asuhnya dalam satu pekan belakangan ini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi dua laga uji coba.

Pertama, Bali United Youth U-18 akan menghadapi Tim Porprov Badung di Stadion Gelora Samudra Kuta pada Jumat (29/7) dan bersambung melawan Tim Porprov Tabanan sehari berselang (30/7) di Stadion Debes Tabanan.

Rangkaian laga uji coba tersebut diadakan tentu bukannya tanpa alasan. Dua pertandingan tersebut akan menjadi sarana terakhir bagi jajaran tim pelatih untuk menemukan komposisi pemain terbaik jelang turun di ajang Elite Pro Academy 2022.

“Selama satu minggu terakhir setelah seleksi pemain kami sudah berlatih dan besok kami akan beruji coba melawan Porprov Badung dan kemudian melawan Porprov Tabanan. Dari sana saya akan mencari pemain komposisi terbaik. Bayangan pemain sudah ada, tetapi belum tentu mereka menunjukkan performa terbaiknya di sana. Kami akan lihat saat pertandingan uji coba, karena mungkin akan terlihat mentalitas untuk pertandingan sesungguhnya,” jelas Coach Dede.

Saat ini, Bali United Youth U-18 dihuni oleh total 30 pemain hasil seleksi “The Next Gen Bali” lalu. Kombinasi para pemain lama serta pemain baru semakin melengkapi kekuatan skuad Serdadu Tridatu Muda ini.

Coach Dede pun merasa senang karena memiliki rancangan skuad yang cukup ideal baginya.

“Saya rasa kemampuan pemain yang kami ambil sudah cukup mumpuni. Terutama yang dari klub lain kemampuannya melebihi pemain yang sudah ada di skuad sebelumnya. Karena sebagian besar pemain ini adalah alumni skuad U-16 tahun lalu yang naik ke U-18 sekarang. Jadi pemain yang baru kami ambil masuk ke sini adalah skuad yang masih bisa bermain saat ini dan pemain hasil seleksi,” ujar Coach Dede.

Lebih lanjut, meski telah memiliki 30 pemain, tetapi tidak seluruhnya akan berangkat berjuang di Elite Pro Academy (EPA) 2022 mendatang. Hal tersebut terjadi lantaran ada kuota maksimal skuad yakni sebanyak 26 pemain saja.

Namun, Coach Dede menjelaskan bahwa saat ini dirinya tidak akan banyak melakukan pencoretan pemain. Sebab, saat ini ada dua pemain Bali United Youth U-18 yang tengah menjalani panggilan Timnas Indonesia U-16 yakni Andre Pangestu dan I Komang Ananta Krisna Putra.

Selain itu, Ida Bagus Bramastha Putra juga dipastikan absen di Elite Pro Academy 2022 akibat mengalami patah tulang. Terakhir, karena memiliki empat kiper, maka Coach Dede akan mengistirahatkan satu penjaga gawangnya.

Dengan begitu, skuad Bali United Youth terbilang sudah sesuai ketentuan. Namun, meski telah memiliki bayangan komposisi tim, tetapi tanggal pelaksanaan EPA 2022 sendiri belum ada kejelasan sampai saat ini.

Menurut rencana, kompetisi tahun ini akan dimulai pada 6 Agustus mendatang, tetapi hingga saat ini masih belum ada informasi pasti terkait jadwal dan tempat bertanding. Walaupun begitu, tetapi Coach Dede tetap melihat sisi positif dan tenang.

“Kalau jadwal awal itu 6 Agustus dan kami menganggap itu sudah pasti. Jadi kami menargetkan sudah memastikan tim dan kalaupun memang diundur, kami masih memiliki waktu untuk melakukan perbaikan-perbaikan lainnya,” imbuh Coach Dede.

Menjelang turun berlaga di EPA musim ini, skuad Bali United Youth U-18 tentu mempunyai target. Dengan status sebagai juara bertahan, pasukan Serdadu Tridatu Muda ini sudah pasti ingin mempertahankan gelar juaranya.

Target tersebut hanya akan bisa dicapai jika seluruh anak muda ini mau bekerja keras di atas lapangan hijau baik saat berlatih maupun bertanding. Juga satu hal yang tidak kalah penting adalah berdoa memohon restu dari Tuhan Yang Mahakuasa.

“Tentu saja orang akan melihat status kami sebagai juara tahun lalu. Jadi paling tidak target kami adalah menyamai pencapaian tahun lalu. Kami akan berusaha sebaik mungkin dan jika diberi kesempatan kembali juara oleh Tuhan Yang Mahakuasa, kami akan berusaha keras lagi untuk itu,” tutup Coach Dede.

Melihat peta persaingan tim yang terlibat di EPA 2022, Bali United Youth U-18 tentu tidak boleh bersantai dan justru harus semakin meningkatkan intensitas latihan untuk semakin mengasah taktik permainan serta koneksi antarpemain.

Tetap semangat dan jaga kondisi boys!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS