17 August 2022

TAMPIL GEMILANG DI KLUB, BERPRESTASI BERSAMA TIMNAS INDONESIA! INILAH PENGGAWA BALI UNITED YANG PERNAH MEMBELA SKUAD MERAH PUTIH

Membela Tim Nasional Indonesia tentu menjadi sebuah impian bagi seluruh pesepak bola Indonesia baik di level junior hingga senior. Menggunakan seragam tempur berwarna merah dengan logo Garuda di dada pastilah memberi rasa kebanggan tersendiri.

Derai air mata akan menetes setiap kali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sesaat sebelum bertarung bersama skuad Garuda. Disaksikan ribuan pasang mata serta mendapat dukungan penuh dari ratusan juta warga Indonesia pastilah menggelorakan semangat perjuangan untuk mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.

Tentu tidaklah mudah untuk menggapai itu semua dan bukan sembarang pemain dapat membela Timnas Indonesia. Sebab, hanya pesepak bola terbaik yang berhak untuk bergabung menjadi bagian dari skuad Garuda.

Maka dari itu, seluruh pemain akan saling berlomba untuk menunjukkan performa serta penampilan terbaiknya bersama klub di setiap pertandingan. Semua dilakukan demi dapat dilirik dan mendapat panggilan untuk membela timnas.

Proses panjang pun masih harus dijalani sebelum benar-benar resmi dapat menjadi penggawa skuad Garuda. Para pemain tersebut akan menjalani tahap pemusatan latihan yang terbilang cukup lama untuk dilihat dan dinilai kemampuannya oleh tim pelatih.

Tahap yang sama pun harus dilalui oleh sejumlah pemain Bali United yang berhasil membela Timnas Indonesia di kompetisi level internasional. Mereka berhasil melalui serangkaian ujian untuk layak menjadi penggawa skuad Garuda.

Berikut ini adalah bintang Bali United yang tampil bersama Timnas Indonesia:

Nadeo Arga Winata

Kiper berpostur 187 cm ini telah menjadi andalan Timnas Indonesia di bawah mistar gawang. Kemampuan Nadeo menjadi palang pintu terakhir skuad Garuda telah teruji di berbagai kompetisi bergengsi mulai dari laga persahabatan, Piala AFF, Kualifikasi Piala Asia, hingga Kualifikasi Piala Dunia.

Berkat postur tinggi dan ditunjang oleh kemampuannya dalam membaca permainan serta refleks yang mumpuni, Nadeo rutin mendapat panggilan membela Timnas Indonesia dari level junior hingga senior. Total 13 penampilan dan empat laga tanpa kebobolan telah dicatatkan oleh kiper asal Kediri ini bersama skuad Garuda di seluruh kompetisi.

Masih segar dalam ingatan seluruh pecinta sepak bola akan bagaimana apiknya penampilan Nadeo bersama Timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 lalu, khususnya saat melawan Yordania (12/6). Pada saat itu, pemilik nomor punggung satu itu tampil heroik dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial.

Terkhusus aksinya saat berhasil mematahkan sepakan Mohammad Faisal Zraiq dari titik putih yang mengarah ke sudut kiri gawangnya tepat menit ke-78. Terasa lebih spesial, berkat konsistensi tampil memukau di bawah mistar gawang, Nadeo turut berkontribusi untuk membawa Timnas Indonesia mengukir sejarah lolos ke Piala Asia 2023 setelah 15 tahun menanti.

Irfan Jaya

Sayap kanan lincah ini juga kerap mendapat panggilan untuk membela skuad Garuda. Kecepatan serta kecerdikannya dalam menusuk ke daerah pertahanan lawan membuat Irfan Jaya menjadi andalan Timnas Indonesia.

Pemain asal Bantaeng ini sendiri memulai debutnya bersama timnas senior pada tahun 2018 silam. Semenjak saat itu, Irfan Jaya telah bermain sebanyak 22 pertandingan dan berkontribusi mencatatkan 6 gol serta 2 assist di seluruh kompetisi.

Pemilik nomor punggung 21 ini pun turut berkontribusi atas kelolosan Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023. Irfan Jaya dan Nadeo yang menjadi wakil Bali United di skuad Garuda berhasil membayar kepercayaan dari pelatih timnas, Coach Shin Tae-yong dengan tampil apik.

Ilija Spasojevic

Top skorer BRI Liga 1 2021/2022 dengan torehan 23 gol ini juga pernah mendapat kesempatan untuk membela Timnas Indonesia. Berstatus sebagai pemain naturalisasi, tetapi Spasojevic bermain dengan sepenuh hati bagi skuad Garuda.

Striker berjuluk Spasogol ini memulai debutnya di bawah pelatih Luis Milla pada tahun 2017 silam. Namun, ia lebih banyak bermain pada agenda uji coba internasional saja bersama timnas.

Meskipun demikian, tetapi Spaso mampu tampil tajam dari dua laga uji coba internasional tersebut. Pada saat Timnas Indonesia melawan Guyana (25/11/2017), ia berhasil mencetak brace (dua gol) pada menit ke-37 melalui titik putih dan menit ke-75. Kemudian, saat skuad Garuda bersua Myanmar (25/3/2019) pemain kelahiran Montenegro ini mencetak gol dari sepakan penalti pada menit ke-85.

Kadek Agung

Pemilik nama lengkap I Kadek Agung Widnyana Putra adalah salah satu gelandang serang muda potensial milik Bali United. Ia membuktikan bahwa bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Timnas Indonesia.

Hal tersebut dibuktikannya dengan berhasil membantu Timnas Indonesia U-23 menjuarai ajang AFF U-23 2019 di Vietnam. Pada saat itu, skuad Garuda Muda sukses menaklukkan Thailand dengan skor akhir 2-1.

Kadek Agung pun mendapatkan kesempatan untuk membela timnas senior sejak debut pada tahun 2021 lalu. Total 10 penampilan di semua ajang ditambah kontribusi satu gol dan satu assist dicatatkan olehnya bersama skuad asuhan Coach Shin Tae-yong itu.

Lerby Eliandry

Lerby Eliandry Pong Babu merupakan salah satu di antara puluhan pemain berkualitas yang masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 silam. Di ajang tersebut, striker asal Samarinda ini berkontribusi membawa skuad Garuda menjadi runner up.

Salah satu momen berkesan dari penampilan Lerby bersama skuad asuhan Coach Alfred Riedl adalah saat ia berhasil menjebol gawang Thailand pada fase grup (16/11/2019). Di mana pada saat itu, striker berusia 30 tahun ini mencatatkan namanya di papan skor menit 56 dan melakukan selebrasi ikonik mannequin challenge bersama Rizky Pora.

Bersama Timnas Indonesia, Lerby telah mencatatkan 11 penampilan dan mencetak 2 gol sejak debutnya pada tahun 2016 silam. Laga Indonesia melawan Vietnam (15/10/2019) di ajang Kualifikasi Piala Dunia zona Asia menjadi kali terakhir ia membela timnas.

Ricky Fajrin

Ricky Fajrin Saputra menjadi sosok tidak tergantikan di sektor kiri pertahanan skuad Bali United sejak tahun 2015 silam. Peran vitalnya bersama pasukan Serdadu Tridatu itulah yang membuat pelatih timnas saat itu, Coach Luis Milla terpikat.

Tahun 2017 menjadi debutnya membela Timnas Indonesia senior. Di bawah asuhan pelatih asal Spanyol tersebut, Ricky Fajrin dipercaya turun sebanyak 17 laga.

Novri Setiawan

Novri Setiawan juga sempat membela Timnas Indonesia di era kepemimpinan Coach Simon McMenemy pada tahun 2019 lalu. Pada saat itu, eks pemain Persija ini mencatatkan dua penampilan pada laga uji coba internasional melawan Myanmar (25/3/2019) dan Yordania (11/6/2019).

Ramdani Lestaluhu

Ramdani Lestaluhu memiliki segudang pengalaman bersama Timnas Indonesia, baik dari kelompok usia muda hingga senior. Gelandang serang asal Tulehu ini sendiri memulai debut bersama timnas senior pada tahun 2014 silam di bawah tangan dingin Coach Alfred Riedl.

Hariono

Hariono dikenal sebagai sosok gelandang bertahan yang lugas setiap kali berlaga di atas lapangan. Dengan modal itu, pemain asal Sidoarjo itu menjadi pemutus serangan lawan paling pertama sebelum mampu mencapai daerah pertahanan sendiri.

Peran tersebut tidak hanya ia mainkan di klub saja, tetapi bersama Timnas Indonesia pula. Total 16 penampilan telah dicatatkan oleh Hariono bersama skuad Garuda di seluruh ajang.

Yabes Roni

Sayap kiri kencang ini memulai kariernya bersama timnas dimulai dari kategori U-19 pada tahun 2013-2014 silam di bawah asuhan Coach Indra Sjafri. Bersama skuad Garuda Nusantara, Yabes Roni telah tampil sebanyak 9 kali dan mencetak 1 gol.

Selepas itu, pemain asal Alor ini mendapat kesempatan untuk naik ke timnas U-23 dan tampil sebanyak 7 kali. Tahun 2017 pun menjadi kali perdana Yabes Roni bermain bersama timnas senior besutan Coach Luis Milla. Total 6 penampilan di semua ajang ditorehkannya dengan Timnas Indonesia senior.

Bali United tidak hanya menyumbangkan pemain senior terbaik saja ke Timnas Indonesia. Namun, sejumlah talenta muda potensial milik skuad Serdadu Tridatu juga kerap mendapat panggilan membela negara. Mereka adalah:

Kadek Arel Priyatna

Pemain saat ini naik kelas ke tim Bali United Youth U-20 ini kerap mendapat kesempatan membela timnas level junior mulai dari Timnas Indonesia U-16 hingga sekarang menembus Timnas Indonesia U-19. Bahkan pada ajang AFF U-19 Boys Championship 2022 lalu, bek tengah ini tampil apik.

Kadek Arel mendapat kepercayaan penuh dari Coach Shin Tae-yong untuk bermain sejak menit pertama melawan Filipina (8/7). Meskipun tidak bermain penuh, tetapi pemilik nomor punggung tiga ini berhasil tampil solid dan membantu skuad Garuda Nusantara menang telak 5-1 atas lawannya ini.

I Made Putra Kaicen

Bali sudah sejak dahulu memang dikenal sebagai produsen kiper terbaik di Indonesia. Sederet penjaga gawang terbaik dan berpengalaman lahir dari Pulau Dewata dan kini potensi tersebut ada di dalam diri I Made Putra Kaicen.

Meskipun masih berusia belia, yakni 18 tahun, tetapi pemain yang akrab disapa Cecen ini sudah memiliki jam terbang tinggi bersama timnas junior. Bersama kompatriotnya di klub, Kadek Arel sudah sering membela Timnas Indonesia.

Cecen sendiri memulai kariernya di level timnas bersama Timnas Indonesia U-16. Di bawah besutan Coach Bima Sakti, kiper berpostur 173 cm ini menjadi sosok yang tidak tergantikan di bawah mistar gawang.

Mohamad Andre Pangestu & I Komang Ananta Krisna Putra

Dua pemain Bali United Youth U-16 yakni Mohamad Andre Pangestu dan I Komang Ananta Krisna Putra juga kembali meneruskan tradisi positif Bali United mengirimkan pemain terbaik untuk membela Timnas Indonesia. Mereka berdua bahkan mampu membantu mempersembahkan prestasi membanggakan untuk Timnas Indonesia U-16 di ajang AFF U-16 Boys Championship 2022.

Keduanya berkontribusi untuk mengantarkan Garuda Asia menjuarai ajang tersebut usai berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor tipis 1-0 pada tanggal 12 Agustus lalu. Meskipun terbilang minim mendapatkan waktu bermain, tetapi Andre dan Ananta tetap mampu tampil baik setiap diberi kesempatan.

Laga kedua melawan Singapura (3/8) menjadi pembuktian mereka. Baik Andre maupun Ananta berhasil membayar kepercayaan Coach Bima Sakti hingga mampu membantu Timnas Indonesia menang telak dengan skor akhir 9-0.

Pada saat itu, Andre yang bermain sejak menit pertama berhasil tampil solid menjaga lini belakang sehingga skuad Garuda Asia tidak kebobolan. Sedangkan Ananta yang baru dimainkan sebagai pengganti sukses mencatatkan namanya di papan skor berkat golnya menjelang peluit panjang berbunyi.

Bertepatan dengan momen Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-77 tahun hari ini (17/8), harapan besar akan kemajuan sepak bola nasional tentu masih ada. Dengan pembinaan pemain muda yang berkelanjutan serta kompetisi yang profesional, maka bukan tidak mungkin di masa depan Timnas Indonesia akan berjaya dan disegani kembali.

Dirgahayu Republik Indonesia! Pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat sepak bola Indonesia!


Sumber Foto: Dokumen PSSI.

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS