11 July 2022

TIMNAS INDONESIA GAGAL MELAJU DARI FASE GRUP AFF U-19, COACH DEDE SAMPAIKAN PESAN UNTUK KADEK AREL

Timnas Indonesia U-19 berhasil menuntaskan pertandingan pamungkas di AFF U-19 Boys Championship 2022 dengan kemenangan telak. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, skuad Garuda Nusantara sukses menundukkan Myanmar 5-1 kemarin malam (10/7).

Anak asuh Shin Tae-yong ini tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Timnas Indonesia total mendominasi 71% penguasaan bola berbanding 29% milik Myanmar. Ronaldo Kwateh dan kolega juga cukup agresif dalam menyerang. Sebanyak tujuh tembakan mengarah tepat sasaran ke gawang lawan dari 12 usaha.

Timnas sendiri sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol La Min Htwe pada menit ke-8. Skuad Garuda Nusantara sendiri langsung membalas berkat gol M. Ferrari (18’ dan 32’), Arkhan Fikri (26’), Rabbani Tasnim (34’), dan ditutup oleh Ronaldo Kwateh (74’).

Namun sayang, kemenangan telak ini belum mampu membawa Timnas Indonesia melaju ke semifinal. Impian timnas lolos dari fase grup harus pupus akibat Thailand dan Vietnam bermain imbang 1-1.

Skuad Garuda Nusantara kalah secara head to head dengan dua tim tersebut. Sebab Timnas Indonesia gagal menang ketika menghadapi Vietnam (2/7) dan Thailand (6/7). Dua pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 0-0.

Padahal, secara permainan, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan berhasil menunjukkan penampilan yang apik. Jika menilik torehan gol, Timnas Indonesia menjadi tim yang paling produktif di Grup A dengan 17 gol dan hanya kemasukan 2 gol saja.

Pelatih Bali United Youth U-18, I Gde Mahatma Dharma pun mengapresiasi penampilan Timnas Indonesia U-19 selama berlaga di AFF U-19 Boys Championship 2022. Pria yang akrab disapa Coach Dede ini menyorot produktivitas gol anak asuh Shin Tae-yong itu.

“Dari segi permainan sudah sangat bagus dan mampu mencetak banyak gol. Itu berarti skema permainan sudah berjalan sesuai dengan arahan pelatih, sehingga banyak terciptanya gol. Hanya saja kurang beruntung tidak bisa mencetak gol saat melawan Thailand dan Vietnam, mereka juga adalah tim yang bagus. Di luar faktor Vietnam dan Thailand main mata, entahlah, namanya sepak bola, kita tidak pernah tahu,” jelas Coach Dede.

Lebih lanjut, Coach Dede juga turut memuji anak asuhnya di Bali United Youth, yaitu Kadek Arel yang turut juga menjadi bagian dari timnas. Walaupun Arel baru bermain satu kali melawan Filipina (8/7), tetapi ia mampu menunjukkan kualitas dirinya.

“Walaupun sedikit bermain, tetapi dia bisa menunjukkan kualitas permainannya dengan maksimal. Memang masih ada beberapa kesalahan yang bisa dimaklumi,” tutup Coach Dede.

Meskipun gagal di ajang AFF U-19 Boys Championship 2022, Timnas Indonesia masih memiliki kesempatan bersinar di Piala Dunia U-20 pada tahun 2023 mendatang. Masih ada cukup banyak waktu bagi skuad Garuda Nusantara memperbaiki performa.

Sumber Foto: PSSI. 


Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS