PERSAINGAN DENGAN KIPER ASING, FITRUL DWI RUSTAPA TIDAK AMBIL PUSING, INI ALASAN YANG MENDASARINYA!

08 July 2024, 17:58 GMT+0700

Kedatangan salah satu penjaga gawang lokal, Fitrul Dwi Rustapa untuk menjadi bagian dari Bali United FC di musim baru ini menjadi perbincangan.

Hal itu karena penjaga gawang yang terakhir membela Persib Bandung ini akan bersaing dengan penjaga gawang asing asal Brasil, Adilson Maringa.

Meski akan mengalami persaingan dengan kiper asing, Fitrul Dwi Rustapa tidak ambil pusing karena ada alasan yang mendasarinya.

Menurut Fitrul, persaingan dengan sesama rekan dalam tim tidak menjadi kendala serius karena itu berdasarkan pilihan dari pelatih.

“Saya rasa setiap gabung dalam sebuah tim pasti ada persaingan didalamnya. Di tim sebelumnya juga saya merasakan atmosfer persaingan itu. Tekad saya dimana pun bergabung, saya tidak melihat darimana asalnya rekan saya tetapi fokus dalam persaingan sehat itu. Siapa pun dipercayakan oleh pelatih, kami sebagai pemain pasti akan berjuang untuk hasil yang terbaik buat klub Bali United,” jelas Fitrul.  

Mantan kiper Persipura Jayapura yang pernah mencatatkan 80 penyelamatan sebagai save terbanyak di Liga 1 ini pun fokusnya hanya berusaha dan memberikan yang terbaik buat timnya saat ini.

Bahkan di klub sebelumnya bersama Persib Bandung, Fitrul juga harus merasakan persaingan dengan kiper asing asal Filipina, Kevin Ray Mendoza.

Sepanjang musim lalu, kiper asal Garut ini juga mencatatkan beberapa kali pertandingan hingga akhirnya meraih trofi Juara Liga 1 2023/2024.

Selama di dalam perjalanan kariernya di lapangan hijau, Fitrul juga membeberkan sosok lain yang menjadi motivasinya di bawah mistar gawang.

Ternyata sang ayah menjadi role model atau panutan yang membuat Fitrul berada hingga di kariernya sejauh ini.

Hal itu juga yang mendasari Fitrul bermain di posisi terakhir dalam menjaga pilar terakhir dalam posisi di sepak bola.

“Kebetulan ayah saya juga goalkeeper dan saya melihat keren posisi itu. Jadi dari kecil sudah berkeinginan untuk jadi kiper juga,” terang Fitrul.

Ayahnya tidak mencicipi karier Liga profesional di lapangan hijau karena hanya sebatas membela tim sepak bola Garut yang tampil di Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat saat itu.

Namun semangat juang dan bekerja keras sudah melekat dalam diri Fitrul untuk memberikan yang terbaik untuk Serdadu Tridatu di musim baru ini.

Terus berjuang Fitrul!***


Related Article