14 April 2017

INGIN BERIKAN WAKTU BERMAIN LEBIH, BALI UNITED PINJAMKAN EMPAT PEMAIN KE PERSIKAD DEPOK

    Jelang melakoni pertandingan pertama di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1, manajemen Bali United mengambil satu langkah penting dengan meminjamkan empat pemainnya ke tim Persikad Depok. Persikad Depok sendiri akan berkompetisi di Liga 2.
    Empat pemain yang dipinjamkan adalah pemain dengan usia rata-rata sangat muda. Mereka adalah penjaga gawang, I Putu Pager Wirajaya, I Nyoman Adi Parwa, Jackson Tiwu, dan Martinus Novianto.
    CEO Bali United, Yabes Tanuri mengatakan, kebijakan tentang dipinjamkannya empat pemain tersebut diambil lantaran ingin memberikan jam terbang lebih kepada para pemain tersebut. Dirinya pun berharap para pemainnya akan mendapat menit bermain yang cukup untuk menambah pengalaman mereka.
    "Kami tidak meragukan kualitas mereka sebagai pemain muda. Namun latihan saja kami pikir tidak akan membuat progres peningkatan mereka berlangsung dengan cepat. Maka dari itu kami ingin mereka mendapat waktu bermain lebih dengan meminjamkan mereka ke Persikad Depok selama musim kompetisi Liga 2 berlangsung," ujar Yabes Tanuri.
    Lebih lanjut, Yabes Tanuri menjelaskan mengapa Bali United meminjamkan empat pemain tersebut ke Persikad Depok. Calon lawan Persikad di grup B Liga 2 yang sangat kompetitif jadi pertimbangannya. Dengan lawan yang kualitasnya bagus, ia berharap kualitas empat pemain muda Bali United bisa teruji.
    "Lawan-lawan Persikad di penyisihan grup Liga 2 bisa dibilang memiliki kualitas merata, seperti Persita Tanggerang dan Persikabo Bogor. Tentu kami berharap berhadapan dengan lawan-lawan seperti itu, progres peningkatan untuk mereka bisa lebih cepat," imbuh Yabes Tanuri.
    Hal senada juga disampaikan pelatih kepala Bali United, Hans-Peter Schaller. Pelatih asal Austria tersebut mengatakan, opsi meminjamkan empat pemain muda ke Persikad akan memperbanyak waktu bermain pemain tersebut. Dirinya pun menegaskan bahwa empat pemain tersebut masih merupakan keluarga Bali United.
    "Dipinjamkannya mereka ke Persikad bisa dibilang opsi terbaik untuk pemain muda seperti mereka. Tanpa waktu bermain yang banyak, mereka tidak akan dapat meningkatkan kualitas yang sebenarnya mereka miliki. Namun apapun itu, mereka tetap keluarga besar Bali United," ujar Coach Peter.
    Meminjamkan pemain ke klub lain memang sudah menjadi sesuatu yang biasa dilakukan klub-klub top Eropa. Bahkan banyak pemain yang akhirnya sukses setelah sebelumnya dipinjamkan oleh klubnya. Tentu hal tersebut sangat diharapkan terjadi untuk Putu Pager, Nyoman Adi Parwa, Jackson Tiwu, dan Martinus Novianto.
Astungkara sukses untuk kalian berempat!

Related News


Tinggalkan Balasan