19 September 2022

KISAH INSPIRATIF DRIVER GOJEK KALA MENGHADAPI SITUASI PANDEMI COVID-19 DI BALI

Kisah inspiratif ini berawal dari perjalanan kegiatan “Beach Clean Up Day” dari pantai Mertasari, Sanur menuju kegiatan Talkshow “Bangun Lagi, Bali” di Mall Level XXI, Denpasar hari Senin (19/9) pagi tadi.

Acara ini merupakan kolaborasi Gojek Indonesia bersama Bali United FC dalam menjaga alam dan meningkatkan perekonomian di pulau Bali.

Sepanjang perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 25 menit, seorang driver Gojek Indonesia ini bercerita perihal bagaimana ia harus mencari cara untuk dapat bertahan hidup bersama keluarganya ketika situasi pandemi Covid-19 menghantam dunia, apalagi pulau dewata yaitu Bali.

Sebagai gambaran, Bali merupakan provinsi yang terdampak telak. Badan Pusat Statistik melansir pertumbuhan ekonomi Bali terkontraksi hingga 9,33% pada 2020. Hal ini menegaskan bila pada tahun itu, Bali sedang tidak baik akibat matinya sektor utama kehidupan di pulau ini yaitu pariwisata.

Mereka yang berkecimpung di dunia perhotelan seakan mengalami pemutusan kerja sementara dan harus berputar otak untuk mencari strategi kehidupan baru.

Begitu juga dengan mereka yang hanya mengandalkan penghasilan dari pekerjaan di luar kantoran yaitu melalui Gojek Indonesia.  

Beliau adalah Bapak Yetno, seorang pria paruh baya sekitaran 45 tahunan asal salah satu desa di ujung timur pulau Jawa, Banyuwangi. Sejak tahun 2016, ia telah memfokuskan diri pada pekerjaan yang lebih banyak di jalan raya ini.

Jerih payah dan keringat melalui cuaca tidak menentu, ia rasakan. Semua itu dilakukan hanya demi menghidupkan keluarga yang terdiri dari istri dan dua anak.

Sebelum bergabung menjadi driver Gojek Indonesia, Bapak Yetno adalah seorang pekerja proyek bangunan. Beliau mengakui banyak suka dan duka yang dihadapi selama menjadi driver Gojek.

Tahun paling berat dengan tantangan yang sulit dirasakan adalah pada pandemi di tahun 2020 lalu. Penghasilan yang biasa didapatkan ratusan ribu setiap hari harus diakui hanya mampu memperoleh 20 hingga 30 ribu rupiah saja.

Hal ini dikarenakan banyak konsumen mulai menjalani hidup yang hemat dengan kondisi pandemi yang terjadi. Selain itu, wabah penyakit yang mesti diantisipasi juga harus dijalankan Bapak Yetno demi menjaga keluarganya.

“Dulu saat pandemi sangat sulit dijalankan karena penghasilan harian hanya di angka 20 sampai 30 ribu rupiah. Ini hanya cukup untuk bensin aja mas,” ujar Bapak Yetno dari atas motor menuju lokasi acara.

“Cicilan kontrakan, belum lagi kebutuhan anak sekolah dan buat makan juga harus terpenuhi. Alhasil ya, saya cari pinjaman dulu mas,” lanjut kenang Bapak Yetno.

Meski diakui berat pada tahun pandemi tersebut, Bapak Yetno hanya terus berusaha menjalani pekerjaan sebagai driver Gojek. Ayah dari anak laki-laki dan perempuan ini mengakui menjalaninya dengan ikhlas dan selalu membawa dalam doa.

“Kita sebagai manusia yang menjalani kehidupan harus terus berusaha dan ikhlas mas. Membawa dalam doa dan terus melakukan pekerjaan yang menghasilkan secara halal. Bagaimana pun harus berani menyelesaikan permasalahan yang ada dan buka menghindarinya,” yakin Bapak Yetno.

Pelan tapi pasti, memasuki awal tahun 2022, tren pertumbuhan ekonomi Bali kian positif dengan pertumbuhan mencapai 3,04% (yoy) pada triwulan II.

Temuan Lembaga Demografi FEB Universitas Indonesia pada awal 2022 ikut menegaskan Kontribusi Ekosistem Gojek kepada PDRB Bali yang diperkirakan mencapai Rp 9,5 Triliun.

Perjalanan Gojek yang tidak memberikan pemutusan hubungan kerja saat pandemi ini diakui tetap menjadi jalan bagi Pak Yetno untuk terus menghasilkan uang. Sedikit demi sedikit hasil yang diperoleh dari tahun 2016 hingga melewati masa sulit pandemi menjadi modal ia bisa menyekolahkan anak pertamanya ke perguruan tinggi di pulau Jawa.

Ilmu Fisika menjadi model pembelajaran untuk nantinya sang anak bisa menjadi guru melebihi pekerjaan orangtuanya. Kisah Bapak Yetno sebagai driver Gojek memberikan kisah inspiratif untuk terus berusaha dan ikhlas menjalani tantangan yang dihadapi.

Meski bukan berasal dari keluarga mampu, namun jika segala sesuatu dibawakan dalam doa tentu ada jalan. Sama halnya dengan Gojek Indonesia yang selalu memberikan solusi dengan #Pastiadajalan untuk segala permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan.

Terima kasih Bapak Yetno!

Related News


Tinggalkan Balasan

SPONSORS
MEDIA PARTNERS